Pentingnya Peran Milenial Dalam Penanggulangan Persoalan Sampah

pihaknya sudah mengajak serta mengedukasi masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga anak-anak sekolah.

Tayang:
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota Saka Bhayangkara Polres Kapuas Hulu saat bersihkan sampah di dilingkungan Masjid Agung Darunnajah Putussibau, dalam rangka rangka hari peduli sampah nasional tahu 2020, belum lama ini. ILUSTRASI 

Ditemani oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup kota Pontianak, Siti Komalasari yang mengatakan, penanganan sampah plastik yang sudah banyak diterapkan adalah dengan Konsep 3R (Reuse, Reduce dan Recycle) serta alternatif lain yang sudah banyak diteliti adalah daur ulang sampah plastik yang dijual atau didonasikan di "Bank Sampah" yang ada.

"Sesuai dengan keputusan presiden nomor 97 tahun 2017 dan diatur pula oleh peraturan Wali Kota Pontianak nomor 68 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi kota pontianak dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, akan memperbanyak bank sampah minimal disetiap kelurahan," ujarnya.

Ia juga mengatakan, sebagai langkah kecil dalam upaya pengurangan sampah plastik ialah tidak menggunakan sedotan plastik jika berada di cafe ataupun tempat makan.

Dengan langkah kecil tersebut, produksi sedotan plastik mampu mengurangi volume sampah yang tidak bisa di urai tanpa pengelolaan khusus.

Gelar Peringatan Hari Sampah Nasional, DLH Intensifkan Sosialisasi dan Galakkan Program 3R

Di Kota Pontianak sendiri, terdapat 16 bank sampah yang tersebar di wilayah kecamatan kota pontianak yang keberadaannya sangat membantu dan menjadi partner dalam pengelolaan sampah kota pontianak.

Kontribusi bank sampah dalam melakukan pengurangan masih dibawah 5 % dari total timbulan sampah di kota pontianak, oleh karena itu, pemkot berupaya meningkatkan kinerja pengelolaan bank sampah melalui pengembangan kapasitas SDM, baik manajemen maupun kreatifitas serta memperbanyak bank sampah.

Langkah kecil yang bisa digunakan jika hendak berpergian atau sekedar nongkrong bareng temen ialah membawa sendiri alat sedotan yang tidak bisa dibuang seperti berbahan dasar stainless, agar lingkungan limbah sampah tidak menumpuk dan menimbun akibat sisa industri tersebut.

Nana Nadira mahasiswi Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan, Politeknik Negeri Pontianak
@Nana_Nadira 15,  menuturkan Meningkatkan kesadaran terutama dimulai dari diri sendiri tentang bahaya dari sampah plastik itu sendiri, karna itu menyebabkan banyak dampak buruk dari pada dampak baiknya, dan itu dimulai dimana kamu, merubah sesuatu dimulai dari dirimu sendiri ,dengan mengurangi/tidak menggunakan plastik. 

"Contoh dengan membawa botol minuman sendiri jadi ketika membeli es kamu tidak perlu menggunakan plastik lagi,dan membawa sedotan yang ramah lingkungan seperti sedotan dari bambu, sehingga hal ini sedikit banyaknya bisa mengurangi pemborosan/penggunaan plastik di sekitar kita,dan kita juga bisa mengajak teman-teman sekitar kita untuk melakukan hal yang sama sehingga kita bisa melakukan hal kecil namun sangat berdampak baik pada lingkungan kita , terkadang hal yang terlihat sepele tetapi sebenarnya sangat berdampak positif,apa lagi kita sebagai kaum milenial sangat perlu mengambil peran dalam hal mengurangi penggunaan plastik ,dan itu bisa di mulai dari kita ,dan lingkungan sekitar kita, sehingga kita bisa bersama sama menuju Indonesia bebas plastik/sampah plastik,dan ingat semua di mulai dari hal kecil di sekitar kita," ujarnya @Nana_Nadira 15

Supiati  mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam(KPI)
Institut Agama Islam Negeri(IAIN) pontianak
@supiatisupi_88 menyampaikan sudah dapat di pastikan bahwa generasi milenial memiliki peran yang cukup besar dalam kehidupan di segala aspek baik dari bidang pendidikan maupun kehidupan sehari-hari, untuk itu sangat di tuntut untuk memiliki pemikiran yang terbuka (kreatif,aktif dan inovatif).

Dalam menuju proses zero waste sampah plastik di Indonesia, Ggenerasi milinial tentunya memiliki peran sangat penting dalam hal ini, mulai dari diri sendiri merupakan cara terbaik untuk mengaplikasikan zero waste sampah plastik di Indonesia, selain itu berikan edukasi dengan orang sekitar untuk bersama-sama hidup sehat, dengan cara sederhana salah satu contoh untuk selalu menggunakan bahan yang bisa digunakan berulang kali, selalu membawa tempat makan dari rumah, tumbler, tote bag untuk mengurangi penggunaan sampah plastik.

"Apalagi kampus sekagai barometer dunia pendidikan tentunya harus menjadi percontohan dan harus dapat menerapkan zero waste sebagai orang yang beritelektual zero waste bukanlah tujuan, tapi proses dan mari kita bersama-sama menjalani proses ini," ujarnya

sementara mahasisiwi Saraswati Prodi Farmasi universitas Tanjungpura
@saras25s, mengatakan satu di antara upaya yang saya lakukan yaitu ikut mengkampanyekan, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, kepada seluruh elemen masyarakat khususnya anak-anak muda. Baik di sosial media maupun dilingkungan sekitar.

"Melalui komunitas Borneo Clean Action atau B'action yang saya bentuk bersama teman-teman lainya, kami memberikan edukasi ke sekolah-sekolah yang ada di kota pontianak dan sekitarnya mengenai bahaya penggunaan sampah plastik. Sejauh ini kami juga mengikuti beberapa aksi bersih-bersih seperti yang dilaksanakan pada peringatan hari sampah nasional 2020 kemaren. Dan tentunya sebagai generasi milenial, dalam mengajak saya juga berusaha untuk menjadi contoh yang baik, dengan bijak dalam menggunakan plastik. Artinya menggunakan hanya jika benar-benar diperlukan. Kalau hanya sekedar untuk membawa minuman, makanan dan barang-barang lainya. saya pasti memilih untuk membawa tumbler, kotak makan dan tootebag sendiri dari rumah," ujarnya (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunponti

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved