DPRD Pontianak Minta SPMB 2026 Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah
Alhamdulillah tahun ini bisa memilih lima sekolah. Peluang SMP yang masih banyak kosong ada di wilayah selatan, sementara untuk SD tidak
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ia mengungkapkan bahwa Komisi IV DPRD telah dua kali menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pontianak untuk membahas persiapan SPMB tahun ini.
- Menurut Husin, pemerintah telah memberikan opsi kepada calon siswa untuk memilih hingga lima sekolah dalam proses pendaftaran tahun ini. Hal tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk pemerataan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Husin, menyoroti persoalan daya tampung sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Pontianak Utara dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.
Ia mengungkapkan bahwa Komisi IV DPRD telah dua kali menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Pontianak untuk membahas persiapan SPMB tahun ini.
"Kami Komisi IV sudah dua kali rapat dengan Dikbud terkait persiapan SPMB 2026. Yang menjadi sorotan kami di Pontianak Utara adalah penerimaan siswa SMP dengan daya tampung yang masih kurang," ujarnya saat di konfirmasi tribunpontianak.co.id, Sabtu 9 Mei 2026.
Menurut Husin, pemerintah telah memberikan opsi kepada calon siswa untuk memilih hingga lima sekolah dalam proses pendaftaran tahun ini. Hal tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk pemerataan.
"Alhamdulillah tahun ini bisa memilih lima sekolah. Peluang SMP yang masih banyak kosong ada di wilayah selatan, sementara untuk SD tidak ada masalah," jelasnya.
• SDN 32 Pontianak Tenggara Siapkan Tiga Rombel untuk SPMB 2026
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kendala utama hanya terjadi di wilayah tertentu.
"Untuk SMP sebenarnya tidak ada kendala secara umum, hanya di lokasi Pontianak Utara saja jumlah lokal dan jumlah lulusan tidak seimbang," katanya.
Husin juga mendorong Dikbud untuk lebih masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait pilihan sekolah lintas kecamatan.
"Kita minta Dikbud melakukan sosialisasi, sehingga saat memilih sekolah, masyarakat juga mempertimbangkan sekolah di kecamatan lain seperti Pontianak Selatan," tambahnya.
Ia berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026 dapat berjalan lancar dan mampu mengakomodasi seluruh calon siswa.
"Kami Komisi IV berharap SPMB tahun ini terlaksana dengan baik. Harapannya siswa baru bisa tertampung semua, baik di sekolah negeri maupun swasta, dan jangan sampai ada anak usia sekolah yang tidak sekolah atau putus sekolah," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Anggota DPRD Pontianak
DPRD Pontianak
Anggota DPRD Kota Pontianak
Husin
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Sabtu 9 Mei 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Pontianak
| 11 Kecamatan di Melawi dan Destinasi Wisata Unggulannya, Cocok untuk Liburan |
|
|---|
| Kemenkum Kalbar Dampingi Pemkab Sanggau Laksanakan Analisis dan Evaluasi Peraturan Daerah Tahun 2026 |
|
|---|
| Ditresnarkoba Polda Kalbar Gagalkan Peredaran Narkoba Miliaran Rupiah, 32 Tersangka Diamankan |
|
|---|
| Bahasan: Dolar Menguat, Pemkot Pontianak Akui Pembangunan Infrastruktur Mulai Terdampak |
|
|---|
| Hasil Positif, Program Ketahanan Pangan Polisi Hasilkan Panen Jagung 31,79 Ton di Sekadau |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Husin-435erfdfv.jpg)