Pentingnya Peran Milenial Dalam Penanggulangan Persoalan Sampah

pihaknya sudah mengajak serta mengedukasi masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga anak-anak sekolah.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota Saka Bhayangkara Polres Kapuas Hulu saat bersihkan sampah di dilingkungan Masjid Agung Darunnajah Putussibau, dalam rangka rangka hari peduli sampah nasional tahu 2020, belum lama ini. ILUSTRASI 

PONTIANAK - Mengenal permasalahan sampah di Indonesia, hingga saat ini masih belum terselesaikan.

Sementara itu, dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka akan mengikuti pula bertambahnya volume timbunan sampah, yang dihasilkan dari aktivitas manusia.

Diperlukan terobosan besar bagaimana kita mendorong perubahan perilaku publik dari hulu ke hilir, kita juga mempunyai tanggung jawab yang sama dalam penanganan sampah plastik tersebut.

Peran generasi millennial di era revolusi Industri 4.0 juga sangat dibutuhkan.

Diharapkan, mahasiswa dan mahasiswi sadar dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta bisa berupaya melakukan riset terkait bakteri penghancur plastik yang sangat diperlukan.

Investor dari Kaum Millenial Ikut Mendominasi Pasar Modal Kalimantan Barat

Dukungan dari perguruan tinggi (PT), juga berperan besar dalam memfasilitasi mahasiswa nya yang aktif untuk mearwat DNA menjaga keasrian kampus tersebut.

Kendati demikian, kebijakan PT atau Kampus harus disesuaikan dengan reorientasi kurikulum untuk membangun kompetensi era revolusi industri 4.0.

Kesempatan yang sama, terus dilakukan edukasi terhadap masyarakat hingga produsen kemasan plastik. Budaya masyarakat Indonesia yang beragam juga menjadi salah satu hambatan.

Terlebih dengan kondisi geografis Indonesia yang berpulau-pulau.

Masyarakat yang berdomisili di kota cenderung mudah diedukasi soal penanganan sampah.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Pontianak, Lita Sakura.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mengajak serta mengedukasi masyarakat, mulai dari tingkat kecamatan hingga anak-anak sekolah.

Pihaknya kini sudah berupaya, dalam memperhatikan kondisi lingkungan yang baik dalam hal pencemaran air dan udara.

Ia pun mengatakan bahwa, generasi muda perlu untuk menjadi penggiat lingkungan dan ikut andil dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, dengan menyelesaikan masalah kita dengan lingkungan hidup menunjukan jika kita telah merdeka dalam hal kebersihan lingkungan hidup.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved