CARA Mengisi SPT Tahunan Online Via e-Filling, Terlambat Lapor SPT Pajak Bisa Kena Denda Ini

Berikut tahapan-tahapan yang harus Anda lalui, apabila ingin melaporkan pajak secara online dengan e-filling:

CARA Mengisi SPT Tahunan Online Via e-Filling, Terlambat Lapor SPT Pajak Bisa Kena Denda Ini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM @DITJENPAJAKRI/INSTAGRAM @AKUNTING.ID/KOLASE
Tak Lapor Pajak Atau Isi SPT Sebelum 31 Maret 2020 Bisa Kena Denda Hingga Rp 1 Juta, Ada Denda Bunga 

LAPORAN Surat Pemberitahuan (SPT) pajak tahunan alias SPT Tahunan tak hanya menjadi kewajiban perusahaan atau badan sejenis.

Tapi, sebagai individu juga diwajibkan melaporkan SPT Tahunan.

Tahun 2020 ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menetapkan batas waktu terakhir penyampaian SPT Tahunan yakni hingga 31 Maret 2020 nanti.

Nah, Anda wajib pajak perorangan, segeralah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan And.

Namun, sebelumnya pastikan dulu Anda sudah sudah mendapatkan surat bukti potong pajak tahunan dari perusahaan tempat Anda bekerja alias institusi pemberi kerja. 

Pemkab Landak Berikan Edukasi dan Dialog Perpajakan untuk OPD

Dikutip dari laman resmi DJP, Jumat (21/2/2020), batas waktu pelaporan SPT Tahunan memang ditetapkan tiap 31 Maret saban tahunnya.

Atau tiga bulan setelah akhir tahun pajak.

Ada beberapa cara bagi wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan.

Pertama, bisa dengan mendatangi langsung kantor pajak (KPP).

Bisa juga dengan dikirim melalui pos ke KPPa atau melalui jasa ekspedisi di KPP terdaftar.

Halaman
1234
Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved