Dukung Digitalisasi Pembayaran, Sinyal Telkomsel Menyala di Batas Negeri

Senang sekali, saya sebagai pelanggan Telkomsel, khususnya untuk melakukan aktivitas pembayaran secara digital

|
Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NINA SORAYA
INTERNET TELKOMSEL - Warga Kalimantan Barat melakukan live di media sosial saat berada di PLBN Aruk, Desa Sebunga Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Jaringan internet Telkomsel terbukti andal di PLBN Aruk yang merupakan pintu perbatasan Indonesia Malaysia. Dengan andalnya sinyal internet Telkomsel turut mendukug digitalisasi pembayaran saat akan bertransaksi jual beli tepatnya di wilayah sekitar PLBN. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, ARUK - Aroma kopi liberika hitam mengepul hangat dari cangkir, ditemani semangkuk mie instan tersaji, uapnya bercampur dengan aroma kopi. Lepas menyantap sajian tersebut, Lazzu Fadlin pengunjung Pasar Wisata Aruk ini pun merogoh kocek mengeluarkan handphone.

Bukan uang Rupiah yang ia keluarkan, melainkan layar ponselnya ia arahkan ke kertas dengan gambar pola kotak-kotak, ia melakukan scan QR Code. Hitungan detik, transaksi pembayaran digital berhasil dilakukan.

Lazzu Fadlin, mahasiswa Universitas Tanjungpura Pontianak ini mengaku senang meski berada di batas negeri yakni perbatasan Indonesia-Malayasia, café hingga warung makan di sana telah menyediakan layanan pembayaran digital.

“Kalau di Pontianak sudah biasa dengan pembayaran non tunai, cukup pakai QRIS. Ternyata di sini juga hampir rata-rata menggunakan pembayaran dengan QRIS. Yang penting sinyal internet aman, dan saldo uang elekronik atau di M-Banking tersedia, jadi mudah sekali,” ujarnya kepada TribunPontianak.co.id, 8 Agustus 2025.

CARA Beli Masa Aktif Telkomsel tanpa Isi Pulsa Agar Nomor Tidak Hangus

Seorang pembeli melakukan scan QR Code untuk melakukan pembayaran minuman kopi
TRANSAKSI DIGITAL - Seorang pembeli melakukan scan QR Code untuk melakukan pembayaran minuman kopi yang dibeli di satu cafe di Kawasan Pasar Wisata Aruk di PLBN Aruk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Internet Telkomsel terbukti memudahkan konsumen yang ingin transaksi pembayaran digital di PLBN Aruk.

Lazzu merupakan pengguna Telkomsel sejak lama, oleh karena ia menyakini Telkomsel berkomitmen menghadirkan sinyal internet merata termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

“Ini terbukti saat berada di Aruk,perbatasan Indonesia-Malaysia, sinyal internet Telkomsel yang sangat bisa diandalkan. Ini pertama kali, saya ke sini. Saya dengar cerita dari warga sekitar PLBN, Telkomsel yang kuat jaringannya. Senang sekali, saya sebagai pelanggan Telkomsel, khususnya untuk melakukan aktivitas pembayaran secara digital, selain untuk keperluan komunikasi dan bermedia sosial,” ucapnya.

QRIS adalah standar nasional untuk kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Dengan QRIS, berbagai metode pembayaran non-tunai dari berbagai penyedia layanan terintegrasi menjadi satu.

Artinya, merchant hanya perlu menyediakan satu kode QR yang dapat dipindai oleh semua aplikasi pembayaran yang terdaftar. Yang paling penting pula perlu ada sinyal internet untuk memastikan kelancaran pembayaran.

Mariana, petugas kebersihan di PLBN Aruk mengungkapkan di wilayah ini jaringan internet yang lancar adalah dari Telkomsel. Sehingga warga sekitar sebagian besar turut menjadi pelanggan Telkomsel.  

“Untuk berbelanja ada yang menggunakan tunai, tapi sekarang lebih banyak pakai pembayaran digital dengan handphone karena lebih mudah, asalkan jaringan internet tersedia,” ujarnya.

Tren peningkatan pembayaran secara digital diamini oleh Kepala Bank BUMN Cabang Aruk, Darmawan. Menurutnya ada lebih dari 40 toko sembako, tempat makan sekitar kawasan Aruk telah menjadi merchant QRIS yang menyediakan pembayaran non tunai tersebut.

"Biasanya penjual menyediakan alternatif pembayaran digital karena konsumen memerlukan layanan tersebut, konsumen lebih suka non tunai karena tidak bawa uang cash. Apalagi ini wilayah PLBN artinya banyak pendatang sehingga alternatif ini sangat diperlukan," ujarnya.

Menanti Sinyal 5G di Bumi Khatulistiwa, Mengangkat Wastra Lokal ke Panggung Internasional

Pasar Wisata Aruk posisinya persis berada di depan gerbang masuk Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, di Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Di Pasar Wisata Aruk ini menyediakan cafe dan tempat makan hingga toko suvenir. Kesemuanya menyediakan pembayaran digital untuk transaksi konsumen.

Pasar Wisata Aruk ini merupakan fasilitas penunjang PLBN sebagai bangunan aktivitas ekonomi (perdagangan). Selain tersedia pula fasilitas mess dan tempat ibadah.

PLBN Aruk menjadi pintu masuk perbatasan Indonesia-Malaysia yang diresmikan 2017 silam oleh Presiden RI Joko Widodo. Untuk sampai ke sini, butuh waktu kurang lebih 6 jam perjalanan darat dari Pontianak, ibu kota provinsi Kalimantan Barat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved