Apa Beda Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD ? Kenali Juga Penyebab, Gejala hingga Penanganan

Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari

Penanganan

Pengobatan yang disarankan untuk penderita GERD adalah:

1. Obat untuk menetralisir asam lambung seperti antasida.

2. Obat untuk mengurangi produksi asam lambung (biasa disebut dengan H2 blocker) seperti nizatidine, cimetidine, dan famotidine.

3. Obat untuk menghentikan produksi asam lambung dan memulihkan kerongkongan (proton pump inhibitors) seperti lansoprazole dan omeprazole.

Operasi atau pembedahan dilakukan apabila GERD yang diderita sudah akut. Pembedahan dapat dilakukan melalui dua prosedur

1. Fundoplikasi. Dokter akan membungkus bagian bawah kerongkongan untuk mencegah terjadinya refluks.

2. Perangkat LINX. Perangkat yang berbentuk manik-manik logam kecil yang berfungsi untuk melilit perut dan kerongkongan untuk mencegah terjadinya refluks.

Namun, kelemahan dari perangkat ini adalah tidak dapat membatasi makanan yang masuk melalui mulut.

Selain pengobatan, berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko GERD terjadi kembali:

1. Mengurangi porsi makan. Anda dapat mengonsultasikannya dengan ahli gizi terdekat.

2. Hindari tidur setelah makan karena dapat memperparah asam lambung naik ke kerongkongan.

3. Berhenti merokok.

4. Meninggikan bantal kepala ketika tidur untuk meredakan heartburn.

5. Mengurangi makanan-makanan yang melemahkan otot LES, seperti coklat, kopi, dan minuman beralkohol

6. Mengatur pola makan dan gaya hidup menjadi lebih sehat. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Memahami Perbedaan Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD" dan "GERD, dari Penyebab, Gejala hingga Penanganan"

 
 
 
 
 
Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved