Apa Beda Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD ? Kenali Juga Penyebab, Gejala hingga Penanganan

Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.

Editor: Dhita Mutiasari

Ini adalah kondisi refluks asam lambung yang lebih parah, di mana isi lambung yang mengalir kembali ke kerongkongan menjadi bermasalah.

Hal tersebut terjadi karena adanya kelainan pada sistem pencernaan yang memengaruhi kinerja otot kerongkongan bagian bawah.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan batuk atau terasa seperti ada benjolan di belakang tenggorokan.

Jika muncul gejala GERD, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.

Gastroesophageal Reflux Disease ( GERD) adalah kelainan sistem pencernaan yang mempengaruhi kinerja otot kerongkongan bagian bawah (otot LES).

Kebanyakan orang, termasuk wanita hamil, menderita dada terbakar (heartburn) atau gangguan pencernaan yang disebabkan oleh penyakit ini.

Para dokter mempercayai bahwa beberapa orang terkena GERD karena kondisi yang disebut hernia hiatal.

Hernia hiatal merupakan kondisi di mana bagian atas lambung masuk ke rongga dada. Lambung yang seharusnya di rongga perut, menonjol ke atas melalui celah di otot diafragma, yaitu otot yang memisahkan rongga dada dengan rongga perut.

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai GERD, seperti dilansir dari laman Webmd.

Penyebab

Penyebab dari penyakit GERD adalah asam lambung yang naik ke otot kerongkongan.

Hal ini terjadi karena otot LES yang melemah.

Sebagian besar dokter juga percaya bahwa hernia hiatal juga dapat melemahkan otot LES dan menyebabkan penyakit GERD.

Faktor Risiko

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved