Apa Beda Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD ? Kenali Juga Penyebab, Gejala hingga Penanganan
Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.
GERD dapat menyerang siapa saja. Namun, orang yang mengalami kelebihan berat badan (obesitas) dan wanita hamil lebih berisiko terkena penyakit GERD.
Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat juga memicu terjadinya penyakit ini.
Gejala
Gejala umum yang dialami penderita GERD adalah dada sensasi terbakar di dada (heartburn).
Rasa terbakar ini terasa dari tulang dada hingga leher dan tenggorokan.
Banyak orang yang mengatakan rasanya seperti makanan yang “naik” kembali ke dalam mulut dan meninggalkan rasa asam atau pahit di lidah.
Rasa terbakar, tertekan, atau sakit dari heartburn dapat terjadi selama kurang lebih dua jam dan biasanya dapat memburuk setelah makan.
Berbaring atau membungkuk juga dapat menyebabkan heartburn semakin parah.
Banyak orang memulihkan hearburn dengan berdiri dan meminum antasida (anti asam lambung) untuk membersihkan asam dari kerongkongan.
Diagnosis
Diagnosis yang dapat dilakukan oleh penderita GERD adalah sebagai berikut:
1. Gastroskopi (endoskopi saluran pencernaan bagian atas). Pada tahap ini, dokter akan memasukkan selang kecil, tipis, dan dilengkapi dengan kamera (endoskopi) untuk memeriksa keronkongan serta perut. Hasil tes ini dapat menjadi normal ketika adanya refluks, namun terkadang endoskopi ini juga.
2. Pemeriksaan pH kerongkongan. Diagnosis untuk tahap ini adalah, monitor ditempatkan di kerongkongan untuk mengidentifikasi kapan dan berapa lama asam lambung muncul kembali ke sana (kerongkongan). Monitor ini tersambung dengan detektor kecil yang digunakan di sekitar dada atau kabel di sekitar bahu.
3. Manometri. Tes ini mengukur ritme kontraksi otot ketika Anda menelan makanan. Manometri juga mengukur seberapa kuat otot pada kerongkongan Anda.
4. Foto rontgen atau X-ray. Foto x-ray akan diambil setelah Anda mengonsumsi air berkapur yang melapisi saluran pencernaan. Lapisan ini akan memudahkan dokter untuk melihat siluet dari kerongkongan, lambung, dan usus bagian atas.