Breaking News:

Human Interest Story

Kadishub Tegaskan Tarif Parkir Kota, Imbau Warga Laporkan Jukir Nakal

Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 1 Tahun 2011, parkir sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKI FADRIANI
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi bersama para driver Grab, Jumat (4/10/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak Utin Srilena Candramidi menegaskan tarif parkir di Kota Pontianak pada pelaksanaan Festival Cap Go Meh (CGM) tetap didasari pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2011, parkir sepeda motor Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000. “Tarif parkir normal, tidak ada kenaikan dalam rangka kegiatan apapun," ujarnya, Jumat (7/2/2020).

Ia menambahkan bagi masyarakat yang ingin melihat berbagai atraksi pada pelaksanaan Festival Cap Go Meh yang difokuskan di Jl Diponegoro untuk berhati-hati dengan para juru parkir (jukir) liar. "Jika juru parkir liar meminta lebih dari tarif yang telah ditetapkan maka masyarakat harus berani melaporkan," tandasnya.

Utin mengatakan bahwa apabila masyarakat diminta lebih dari tarif yang telah ditetapkan harap ditolak untuk membayar.

"Teriak saja bahwa jukir itu tidak bertanggung jawab karena itu pemerasan. tidak menutup kemungkinan dari beberapa lokasi pelaksanaan kegiatan Cap Go Meh pasti ada oknum yang mengambil keuntungan," ujarnya.

DAFTAR Kebijakan Anies Baswedan Ini Ditentang Pemerintah Pusat, Kadang Berujung Adu Argumen

Ahmad Muzani Minta Anggota DPRD Gerindra Tak Takut Maju Pilkada

Kendati demikian, Utin memastikan petugas akan melakukan patroli keliling Kota Pontianak. Dirinya meminta masyarakat untuk berani menolak dan melaporkan kepada petugas yang berada dekat dengan lokasi tersebut. Jika mendapati juru parkir liar yang meminta tarif di luar ketentuan.

"Karena perbuatan seperti itu sudah masuk ke dalam kategori pemerasan. Kita tetap akan mengatur parkir yang tidak menggangu kelancaran lalu lintas," ujarnya.

Dirinya mengimbau agar para juru parkir untuk tidak menarik tarif parkir lebih dari ketentuan yang sudah ditetapkan. Dirinya memastikan tarif parkir pada saat pelaksanaan Cap Go Meh akan normal sesuai ketentuan yang ada.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk memanfaatkan gedung parkir pada saat pelaksanaan
Cap Go Meh. Karena dengan menggunakan gedung parkir maka keselamatan kendaraan akan terjamin.

Untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengunjungi lokasi pelaksanaan Cap Go Meh.

Dinas Perhubungan akan mempersiapkan bus shuttle dari gedung parkir yang siap mengantar masyarakat ke lokasi sekitar pelaksanaan Cap Go Meh.

"Kita harap pengunjung memanfaat gedung parkir yang telah dibangun oleh pemkot, karena di sana bisa menampung lebih banyak. Kita imbau masyarakat untuk parkir disana," ujarnya.

Utin juga mengatakan bahwa pengendara juga bisa memarkir di pinggir sepanjang Jl Veteran dan tidak menggunakan badan jalan. Hal seperti itu juga dilakukan pada malam Imlek. Pengunjung bisa jalan kaki masuk ke Jln Gajahmada.

"Termasuk juga pada titik sekitaran Jl Diponegoro, ada beberapa titik di kawasan tersebut digunakan untuk parkir," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved