human interest

Pemkot Pontianak Uji Coba Non Tunai Naik Kapal Fery, Dishub Masih Berikan Toleransi Sebulan

Kartu flash tersebut bisa didapatkan di Bank Kalbar dan outlet yang disediakan. Untuk tahapan sosialisasi akan di langsungkan selama satu bulan

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Didit Widodo
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Suasana dermaga feri penyeberangan Siantan-Bardan, Pontianak, Selasa (14/1/2020) sore. 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, dengan pemberlakuan pembayaran nontunai akan lebih memudahkan penumpang ferry penyeberangan karena praktis dan cepat.

"Penumpang cukup menempelkan kartunya pada mesin yang disediakan dan tidak perlu lagi menunggu uang kembalian karena nominal yang didebet sesuai dengan tarif yang berlaku," ujarnya.

Edi memastikan, dengan pemberlakuan pembayaran nontunai, jumlah pemasukan dari pendapatan jasa penyeberangan datanya lebih valid karena sudah melalui sistem. "Yang jelas pemasukan dari ferry penyeberangan lebih transparan dan terukur," sebutnya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar Samsir Ismail menambahkan, penerapan cashless atau nontunai pada ferry penyeberangan Bardan-Siantan menggunakan kartu tunai elektronik. Kartu tersebut bisa diisi ulang (top up) pada bank atau tempat-tempat yang telah dikerjasamakan. "Ke depan, kami juga akan memperluas kerjasama serupa dengan bank-bank lainnya," ungkapnya.

Ia menyebut, pemberlakuan ini sebagai salah satu upaya mendukung gerakan nontunai yang digagas oleh Bank Indonesia. Ke depan, seluruh transaksi akan menggunakan nontunai. Sebagai bentuk sosialisasi dan promosi, untuk sementara kartu tersebut tidak dikenakan biaya dalam jangka waktu satu bulan ini. "Hanya untuk isi uang elektroniknya, diisi sendiri oleh pemegang kartu," terang Samsir.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved