Virus Corona Jadi Ancaman Dunia, 19 Pintu Masuk Bandara di Indonesia Diperketat, Pontianak Termasuk?
Bandara- bandara yang memiliki penerbangan Internasional, terutama penerbangan langsung dari dan ke China, dipasang alat pendeteksi suhu tubuh
Virus Corona Jadi Ancaman Dunia, 19 Pintu Masuk Bandara di Indonesia Diperketat, Pontianak Termasuk?
Bahaya Virus Corona semakin parah dan menjadi ancaman dunia.
Bahkan, media sosial menyebut kota Wuhan, yang menjadi sumber asal virus corona sebagai kota Zombie.
Di Indonesia, sebelumnya ada beberapa orang diduga terjangkit virus corona, seperti tiga turis China dan Meksiko di Bali, satu warga Jambi, satu warga Jakarta, dan seorang turis China di Sorong.
Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, semuanya negatif mengidap virus corona Wuhan atau Novel coronavirul (2019-nCoV).
Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), drg. R. Vensya Sitohang, M.Epid mengatakan bahwa Indonesia telah memperketat penjagaan 19 pintu masuk negara, terutama bandara.
• Virus Corona Mendunia, Tjhai Chui Mie Percaya Kinerja Imigrasi Cegah Penularan ke Indonesia
Bandara- bandara yang memiliki penerbangan Internasional, terutama penerbangan langsung dari dan ke China, dipasang alat pendeteksi suhu tubuh untuk mengantisipasi terduga penderita virus corona. Alat tersebut bernama thermal scanner.
"Terutama di pintu masuk pertama (bandara) negara melalui direct flight (penerbangan langsung dari dan ke China) ada 19 wilayah yang paling diperketat," kata Vensya pada jumpa pers terkait update virus corona, Rabu (22/1/2020).
• Wuhan China Disegel Karena Virus Corona, 5 Juta Penduduk Tinggalkan Wuhan, Sisa 9 Juta yang Bertahan
Berikut 19 daerah penerbangan langsung yang diperketat penjagaannya oleh petugas:
- Jakarta
- Tangerang
- Bandar Lampung
- Tarakan
- Palembang
- Balikpapan
- Manokwari
- Denpasar, Bali
- Samarinda
- Bitung
- Batam
- Surabaya
- Tanjung Pinang
- Tanjung Balai Karimun
- Jambi
- Sampit
- Padang
- Bandung
- Manado
"Iya ini 19 yang diperketat (pengawasan dan penjagaan) karena punya penerbangan langsung (dari dan ke China)," kata dia.
Selain itu, kata Vensya, 19 pintu masuk negara itu juga merupakan daerah yang berisiko tinggi terpapar virus corona Wuhan.
Setidaknya, telah disiapkan fasilitas kesehatan di pintu masuk negara berupa 860 set alat pelindung diri, 12 ribu masker n95, dan 35 ribu Health Alert Card.
Serta, tindakan yang dilakukan yaitu semua penumpang atau kru pesawat akan melewati thermal scanner, pemeriksaan petugas kesehatan dan juga tindak lebih lanjut ke rumah sakit rujukan saat diperlukan.
Bagaimana dengan daerah lain?
Meskipun demikian, Vensya juga menegaskan bukan berarti wilayah atau daerah lainnya tidak akan dijaga keamanan dan akan tetap dilakukan antisipasinya.