Balita Korban Cabul

5 Fakta Kasus Pencabulan di Sambas, Modus Berkilah Tak Tahu Korban Menangis Hingga 15 Tahun Penjara

Ia katakan, tidak ada keinginan untuk berbuat yang tidak terpuji tersebut kepada korban

5 Fakta Kasus Pencabulan di Sambas, Modus Berkilah Tak Tahu Korban Menangis Hingga 15 Tahun Penjara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAWAN GUNAWAN
Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno saat bersama tersangka kasus pencabulan anak dibawah 1 tahun, R (22), Selasa (21/1/2020). 

SAMBAS - Kasus pencabulan terjadi di Kabupaten Sambas. Mirisnya, seorang anak berumur satu tahun menjadi korban. 

R (22) tersangka pencabulan kini sudah mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabankan perbuatannya.

Ini lima fakta kasus 

1. Modus Pelaku Mengajak Korban Bermain di Ruang Tamu

Kapolres Sambas AKBP Robertus Bellariminus Herry Ananto Pratiknyo melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno mengungkapkan, pihaknya baru saja melakukan penahanan terhadap tersangka R.

Disampaikan AKP Prayitno, jika R melakukan cabul terhadap anak berumur 1 tahun.

"Benar kami telah melakukan penahanan terhadap R, pelaku cabul terhadap anak di bawah umur," ujar Prayitno.

Di temui di ruang kerjanya, Prayitno mengungkapkan pencabulan itu terjadi pada 7 Januari lalu.

Perbuatan tidak terpuji itu dilakukan R dengan modus mengajak korban bermain bersama di ruang tamu.

Prayitno menuturkan laporan Polisi Nomor: LP/09/I/2020/Kalbar/Res Sambas, dibuat pada 11 Januari lalu.

Halaman
1234
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved