Balita Korban Cabul

Terkait Pencabulan Bocah 1 Tahun, KPPAD Kalbar akan ke Sambas Beri Pendampingan pada Korban

Untuk pendampingan anak yang umur 1 tahun di cabuli, oleh orang dewasa. Ini sangat nyesak dan mancing emosi

Terkait Pencabulan Bocah 1 Tahun, KPPAD Kalbar akan ke Sambas Beri Pendampingan pada Korban
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FILE
Ketua KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Ishak 

SAMBAS - Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, Eka Nurhayati Ishak mengatakan pihaknya akan turun langsung ke Sambas untuk memberikan pendampingan kepada korban pencabulan di Sambas.

Sebagaimana diketahui, seperti yang dikatakan AKP Prayitno, Kasat Reskrim Polres Sambas bahwa telah terjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur berinisial VO (1) yang baru berusia 1 tahun, oleh R (22).

"Untuk pendampingan anak yang umur 1 tahun di cabuli, oleh orang dewasa. Ini sangat nyesak dan mancing emosi. Tapi kembali lagi ke tupoksi kami, jadi kami akan melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap kasus ini," ujar Eka Nurhayati, saat di hubungi, Selasa (31/1/2020).

Di sampaikannya oleh Eka, jika mereka juga akan turun langsung kelapangan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Untuk mendampingi korban, kami akan terjun kelapangan, lansung ke TKP untuk memberikan konseling trauma healing ke korban. Terus memberikan perlindungan baik kesehatan dan Sosial," katanya.

BREAKING NEWS - Pria Cabuli Balita di Sambas, Modus Bermain di Ruang Tamu

"Kami juga akan melakukan pendampingan advokasi. Kami minta kepada penegak hukum agar memberikan keadilan kepada korban. Dan ini benar-benar di luar akal sehat," tuturnya.

Karena untuk melakukan pendampingan dan melakukakan trafik trauma healing harus di lakukan di Pontianak. Ia katakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan orang tua korban.

"Tentunya karena korban masih berusia 1 tahun, ini akan kita koordinasikan dengan orang tua dan akan kita bawa ke Pontianak. Terus korban nanti kita berikan pendampingan, dan kita akan cek kesehatan korban, terlebih lagi ini karena anak baru usia satu tahun," jelasnya.

Dengan pihak kepolisian, ia katakan pihaknya juga akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi.

"Untuk perlindungan kita tetap akan melakukan koordinasi dengan penegakan hukum baik Polres dan Polsek yang ada di ruang lingkup korban. Dan kita ucapkan terimakasih karena polres sudah tanggap dan menangkap pelaku," tutup Eka Nurhayati Ishak.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved