Dugaan Tipikor Suryadman Gidot

Pengamat Nilai Kasus OTT Gidot Butuh Waktu Mengungkapnya, Berikut Pemaparannya!

Kasus ini berbeda karena secara anatomi, korupsi itu kadang-kadang dia berdimensi organizer cream, artinya bisa saja terorganisir dengan baik.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Bupati Bengkayang Non Aktif, Suryadman Gidot saat keluar dari Gedung Pengadilan Negeri Tipikor Pontianak, Selasa (10/12/2019). 

News Analisis
Hermansyah
Pengamat Hukum

PONTIANAK - Pertama yang ingin saya jelaskan dulu, kasus korupsi itu memang berbeda dengan kasus tindak pidana pada umumnya.

Misalnya saja kejahatan pembunuhan, penganiayaan atau terkait dengan kriminal.

Kasus ini berbeda karena secara anatomi, korupsi itu kadang-kadang dia berdimensi organizer cream, artinya bisa saja terorganisir dengan baik.

Apa yang di maksud dengan terorganisir dengan baik, bisa saja melibatkan banyak pihak.

Kuasa Hukum Suryadman Gidot Angkat Bicara, Ungkap Sesuatu Terkait OTT

Motifnya juga berbagai hal, bisa ekonomi, politik dan sebagainya, sehingga atas dasar mengacu pada konsep anatomi korupsi seperti ini tidak sederhana.

Kemudian menjadikan KPK melakukan penyelidikan dan memang membutuhkan waktu, dari penangkapan hingga masuk tahap selanjuynya ya sebetulnya normal saja kalau dilakukan cukup lama.

Selanjutnya KPK ingin membongkar sesungguhnya ini bagaimana, apakah ada pihak lain yang terlibat dan sebagainya.

Apalagi, Gidot sendiri pernah ngomong ini uangnya untuk siapa.

Jadi konsepnya memang kalau menurut saya kalau di tanyakan-tentang waktu,

Halaman
123
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved