Karyawan Terpecah Belah, Anggota DPD RI Sukiryanto Minta Masalah Helmy Yahya dan Dewas TVRI Diakhiri

Namun, akibat dari perseteruan ini, kata dia, yang dirugikan ialah lembaga dan karyawan.

Karyawan Terpecah Belah, Anggota DPD RI Sukiryanto Minta Masalah Helmy Yahya dan Dewas TVRI Diakhiri
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Sukiryanto
Satu diantara anggota DPD RI, Sukiryanto 

PONTIANAK - Satu diantara anggota DPD RI, Sukiryanto berharap agar masalah yang terjadi antara Helmy Yahya dan Dewas TVRI dapat segera selesai.

"Mencermati pemberitaan terjadinya konflik antara dewan pengawas dengan dirut LPP TVRI, Saya selaku anggota DPD RI merasa sangat prihatin," katanya, Rabu (11/12/2019).

Walaupun, sebutnya, dewas telah menonaktifkan Dirut LPP TVRI Helmy Yahya dari jabatannya, meski langsung ditanggapi Helmy yang menyatakan surat penonaktifan tersebut cacat prosedural.

Namun, akibat dari perseteruan ini, kata dia, yang dirugikan ialah lembaga dan karyawan.

Jajaran karyawan menjadi terpecah belah karena di satu pihak mendukung dewas dan di pihak lain mendukung direksi.

Laskar Madura Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Sukiryanto Sebagai Ketum IKBM

"Menurut saya, masalah ini sampai meruncing mungkin hanya karena selama ini kurang terjalinnya komunikasi yang baik antara dewas dengan direksi," kata Anggota DPD RI Dapil Kalbar ini.

Masing-masing pihak, lanjut dia, seharusnya berfikir secara jernih untuk kepentingan dan masa depan lembaga penyiaran publik milik pemerintah ini serta kepentingan ribuan karyawan yang bekerja di dalamnya.

"Dewas harus menghargai kinerja direksi dan sebaliknya direksi juga harus menghormati dewas," tegasnya.

"Hak-hak karyawan yang masih tertunda dan menjadi salah satu pemicu dalam persoalan ini hendaknya segera dibayarkan," timpal Sukir.

Selain itu, Ketua IKBM ini pun berharap Pemerintah juga seharusnya segera merealisasikan tunjangan kinerja yang sudah lebih dari setahun ini diharapkan karyawan TVRI.

"Terlepas dari perseteruan antara dewas dengan direksi saya secara objektif menilai program acara yang ditayangkan TVRI saat ini sudah banyak mengalami perubahan, lebih menarik dan cukup mengakomodir kepentingan publik, baik program acara pendidikan, budaya maupun hiburan," tuturnya.

TVRI, ungkap Wasekjend DPP REI ini, sudah kembali diminati pemirsanya, atas dasar itu, baik jika kesempatan direksi LPP TVRI yang sekarang untuk tetap bekerja hingga berakhir masa jabatannya.

"Untuk apa bertengkar, seperti kata pepatah dalam pertengkaran menang jadi arang, kalah jadi abu, akibat pertengkaran semua akan mengalami kerugian, terutama kepentingan lembaga, karyawan dan kepentingan publik," jelasnya.

"Saya sebagai bagian dari publik berharap dewas dan direksi TVRI segera menyelesaikan perseteruan ini secara internal dengan bijaksana dan kepala dingin seperti hasil upaya mediasi yang telah dilakukan Menkominfo," pungkas Pengurus PWNU Kalbar ini

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved