Dinkes Sintang Keluarkan Imbauan Kepada Warga, Waspada DBD

Menurut Sinto, sudah ada masyarakat yang terkena DBD. Hanya saja, jumlahnya belum ada peningkatan. Masih dalam batas normal.

Dinkes Sintang Keluarkan Imbauan Kepada Warga, Waspada DBD
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh 

SINTANG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap Demam Berdarah Dengoe (DBD), mengingat saat ini memasuki musim penghujan.

“Tiap tahun, kita paling waspada terhadap kasus DBD,” ungkap Sinto.

Menurut Sinto, sudah ada masyarakat yang terkena DBD. Hanya saja, jumlahnya belum ada peningkatan. Masih dalam batas normal.

“Tetap kita imbau masyarakat pertama PHBS (pola hidup bersih dan sehat),” imbaunya.

Selain itu, jika masyarakat membutuhkan abate dapat diperoleh secara gratis di Puskemas terdekat. Sinto mengingatkan masyarakat bahwa obat abate tidak diperjualbelikan.

Kasus DBD Meningkat, Ini Masyarakat Sekadau pada Dinas Terkait

“Tidak perlu itu yang namanya abate dibeli, tidak ada yang namanya dinas kesehatan mengirimkan petugasnya untuk jual abate, tidak ada. Abate bisa diambil di puskemas secara gratis,” tegas Sinto.

Sinto menegaskan, ada oknum yang memperjualkan abate. Padahal dapat diperoleh secara gratis. Termasuk Fogging.

“Kalaupun ada pelaksanaan fogging di lokasi, dilakukan dinkes, dan membawa surat tugas, dan tidak dikenakan biaya. Jadi ndak ada itu oknum yang jual abate, fogging minta biaya. Kalau abate tinggal minta ke puskemas, butuhnya berapa dan dibagi ke tetangga pun boleh, gratis,” jelasnya. 

Kasus DBD Meningkat

Terkait dengan meningkatnya kasus DBD di Kabupaten Sekadau terkhusus di Kecamatan Sekadau Hilir.

Halaman
12
Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved