BPBD Mempawah Baru Terima Satu Laporan Banjir di Bakau Besar Darat
Ia mengatakan yang terdampak dari banjir tersebut sekitar 801 KK, dengan 3545 Jiwa, namun diakuinya banjir tersebut telah surut.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Menurut Sugianto, laporan bencana alam seperti banjir, harus dilaporkan secara resmi ke BPBD.
Sayangnya, masyarakat dan pemerintahan desa termasuk kecamatan belum proaktif melaporkan kondisi banjir.
“Kalau cuma laporan lewat sms, wa itu tidak bisa. Laporan harus resmi, termasuk rincian jumlah berapa orang yang terdampak dan sebagainya,” ujar Sugianto.
Sugianto menyebut, kesadaran masyarakat untuk melapor masih sangat rendah.
Oleh sebab itu, pihaknya juga tidak tahu sekarang di lokasi mana yang masih tergenang banjir, maupun yang sudah surut.
“Sampai saat ini saya minta informasi , mereka cuma ngirim jumlah desa saja, kita minta tindak lanjuti untuk data yang akurat, satu desa berapa yang terdampak. Sampai saat ini belum ada. Informasinya, banjir di 16 desa lima hari."
"Kita pengennya BPBD hadir, sifatnya kemanusia. Banjir yang paling parah di mana juga belum ada laporan,” ungkap Sugianto. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak