SSCASN

Sabran Ahyar: Fonemena Pelamar CPNS yang Membludak Meruapak Hal Yang Biasa

Semua proses mulai dari pendaftaran, tes dan seleksi, serta penetapan harus betul-betul transparan.

Sabran Ahyar: Fonemena Pelamar CPNS yang Membludak Meruapak Hal Yang Biasa
ISTIMEWA
CPNS 2019 

Sabran Ahyar: Fonemena Pelamar CPNS yang Membludak Meruapak Hal Yang Biasa

PONTIANAK- Sabran Ahyar, Pengamat Sosial dan Politik Untan Pontianak mengemukakan tingginya minat para pencari kerja untuk ikut mencoba mendaftar pada formasi CPNS merupakan hal yang biasa dan wajar saja.

Peran negara yang membuka peluang perekrutan tenaga kerja dalam kebijakan penerimaan aparatur sipil negara baik melalui jalur CPNS, Anggota TNI dan Polri dan lainya.

Menurutnya hal tersebut merupakan tugas pokok dari pemerintah untuk menyediakan peluang lapangan kerja, sehingga diharapkan jumlah pengangguran semakin kecil.

Disamping itu juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Palentinus: Seleksi CPNS Bisa Diakses Tengah Malam Ini

Bakti TNI Rehab Dua Rumah Tidak Layak Huni di Sungai Kunyit

"Kendati demikian, peluang-peluang CPNS juga harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi pelamar atau calon pegawai yang bisa dilihat dari keahlian, dan skill. Termasuk juga di antaranya dari segi administrasi yang dibuktikan dengan ijazah dari perguruan tinggi yang telah terakreditasi baik di akreditas A, B maupun C," jelas M Sabran Ahyar.

Ada standard tertentu yang harus dipenuhi oleh calon pelamar, sehingga tenaga CPNS yang direkrut merupakan tenaga yang berkualitas dan memiliki integritas.

Selain itu, agar menjamin transparansi dan kenyamanan bagi pelamar. Penyelenggara perekrutan CPNS harus menyiapkan ketahanan server atau portal yang nantinya akan diakses serentak oleh para pelamar.

Ketahanan web agar tidak down merupakan hal yang penting dilakukan, sehingga masyarakat atau para pelamar tidak ada yang dirugikan lantaran menunggu server siap.

Hal yang terpenting adalah proses cpns tidak boleh ada lagi istilah titipan oleh pejabat dan pihak tertentu.

Semua proses mulai dari pendaftaran, tes dan seleksi, serta penetapan harus betul-betul transparan. 

Momen Seratoes-248 ditutup, Pegiat Gagas Wujudkan Museum Pers Daerah di Pontianak

"Panitia seleksi harus netral dan memiliki integritas. Para pelamar juga jangan mudah percaya terhadap oknum-oknum tertentu ataupun calo yang bisa meloloskan menjadi CPNS dengan membayar nominal-nominal tertentu," jelas M Sabran Ahyar.

Kendati demikian, kerangka berfikir yang harus dibangun adalah bahwa pekerjaan bukan hanya satu-satunya yang menjanjikan bisa membawa sukses jika menjadi seorang aparatur sipil negara.

"Ada peluang lain yang bisa dilakukan misalnya membangun peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang lain. Hal itu juga bisa membawa sukses jika ditekuni dengan giat," tukas Sabran Ahya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved