Jadi Korban Amukan ODGJ, Hasan Pingsan di Pintu Rumah Sakit
Kita akan tanggung seluruh biaya pengobatan Pak Hasan karena ini menjadi tanggungjawab Pemkot
Jadi Korban Amukan ODGJ, Hasan Pingsan di Pintu Rumah Sakit
PONTIANAK - Maya Hestini kaget bukan kepalang menerima informasi sang ayah, Hasan, disabet Ahong (56), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), di Gang Anyer Tengah, Jl 28 Oktober, Rabu (6/11) malam.
Korban merupakan petugas Unit Pelayanan Rehabilitasi Sosial (UPRS) Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Pontianak.
Sabetan cutter mengenai kepala dan wajah Hasan. Ahong juga sempat mengamuk dan mengancam keluarganya.
"Saya kaget mendengar bapak ditusuk, karena sebelumnya bapak nelepon saya kalau dia mau mengamankan orang di Siantan," ujar Maya, saat diwawancarai di samping ayahnya yang terbaring lemah di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie, Kamis (7/11).
Beberapa menit berselang, Maya kembali menerima telepon dari orangtuanya.
"Bapak menelepon kena tusuk pisau. Saat itu die lagi di jalan dan tepatnye di atas Jembatan Landak menyuruh saye ke Rumah Sakit Kota," katanya.
Mendengar kabar itu, Maya bergegas menuju rumah sakit melihat orangtuanya.
Sementara Hasan menyempatkan diri mengantar ODGJ di Rumah Sakit Jiwa dalam kondisi bercucuran darah.
Ditemui di ruang perawatan, Hasan tampak terbaring di tempat tidur kamar bedah di lantai dua. Meski terluka, Hasan bersyukur datang ke lokasi sebelum ODGJ atas nama Ahong tersebut melukai keluarganya.
• Edi Kamtono Pastikan Biaya Pengobatan Korban Amukan ODGJ Ditanggung Pemkot
• Pembahasan UMSK Ketapang Berlangsung Alot, Besaran Belum Ditetapkan
• Anak Hasan yang Jadi Korban Amukan ODGJ Ceritakan Kondisi Sang Ayah Pasca Insiden
"Untung kite cepat datang, karena die tu mengamuk dan memegang pisau," ucap Hasan dengan kondisi lemah.
Hasan menceritakan, Ahong pernah dibawa ke rumah sakit jiwa dan pulang sekitar 10 hari lalu. Namun pada Rabu malam, ia mendapat telepon dari pihak keluarga bahwa ODGJ mulai mengamuk.
"Dia pegang pisau dan saya terkena tikam di bagian kepala," ucap Hasan.
Meskipun telah tertusuk di bagian kepala dan mengucurkan banyak darah, Hasan tetap menjalankan tugasnya. Ia terlebih dahulu mengantar Ahong ke RSJD Sungai Bangkong Pontianak.
Setelah itu barulah dirinya menuju ke RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/odgj5.jpg)