Pembahasan UMSK Ketapang Berlangsung Alot, Besaran Belum Ditetapkan

Oleh karena itu, ia meminta agar ada niat baik pihak perusahaan menambah angka diatas UMSK.

Pembahasan UMSK Ketapang Berlangsung Alot, Besaran Belum Ditetapkan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Sidang pleno pembahasan UMK dan UMSK Ketapang tahun 2020. 

Pembahasan UMSK Ketapang Berlangsung Alot, Besaran Belum Ditetapkan

KETAPANG - Dewan Pengupahan Kabupaten Ketapang menyelenggarakan Sidang Pleno pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektor Kabupaten (UMSK) tahun 2020 pada Kamis (07/11/2019), di Aula Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ketapang.

Untuk UMK Ketapang sendiri telah ditetapkan Rp 2.860.323.

Sedangkan pembahasan UMSK terpaksa harus ditunda hingga besok Jum'at (08/11/2019).

Dari pantauan Tribun, Pleno UMSK sempat berlangsung alot.

Dewan Pengupahan Sepakati UMK Singkawang, Serikat Buruh Angkat Bicara

UMK Sintang Naik, Apindo Ungkapkan Kekhawatiran

Kedua belah pihak masing-masing menyampaikan pendapat untuk dibahas atau tidaknya UMSK.

Hingga akhirnya sidang terpaksa diskors.

Ketua Dewan Pengupahan Ketapang, Dersi menjelaskan, hasil musyawarah antara perwakilan perusahaan dan serikat pekerja menjadi dasar ditetapkannya UMSK dan mengacu pada UU, bahwa UMSK harus lebih tinggi dari UMK.

"Dewan pengupahan akan mengambil keputusan setalah ada titik temu kedua belah pihak. Hari ini sidang kita skors karena semua sudah capek, sehingga pembahasan UMSK dilanjutkan besok," jelas Dersi saat ditemui usai sidang.

Menyikapi keinginan perwakilan perusahaan untuk tidak membahas UMSK, menurut Dersi sepengetahuannya di Ketapang belum pernah terjadi tidak dibahasnya UMSK.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved