Tekan Angka Kecelakaan, Ini Upaya Satlantas Polres Mempawah

Upaya yang sudah dilakukan hampir di setiap jalur lintas kita pasang rambu, dan kami sengaja membuat tulisan lebih besar agar mudah terbaca

TRIBUN PONTIANAK/Try Juliansyah
Kasat lantas polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan 

Tekan Angka Kecelakaan, Ini Upaya Satlantas Polres Mempawah

MEMPAWAH - Hingga awal November jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Mempawah cukup tinggi. Kasat lantas Polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan hingga saat ini telah terjadi 137 laka lantas di wilayah Mempawah.

"Hingga saat ini sudah ada 137 kasus laka lantas, dibandingkan tahun lalu memang ada sedikit penuruan. Kita berharap sampai akhir tahun bisa menekan angka lala lantas," ujarnya

Dari jumlah tersebut diakuinya memang lebih didominasi oleh laka lantas dengan dampak sedang. "Memang laka lantas yang paling besar itu yang laka sedang, sementar untuk yang mengakibatkan hingga luka berat tidak sampai 20 persen," paparnya.

Ia mengatakan untuk wilayah yang rawan laka lantas diantaranya di wajok hulu, wajok hilir, purun, Pinyuh dan sungai kunyit.

Baca: Apresiasi Kepala BNN Berkunjung ke Kalbar, Ini Harapan Garuda Wiko

Baca: Resmikan Pemakaman Mater Dolorosa Paroki, Ini Pesan Wabup Pamero

Berbagai upaya telah pihaknya lakukan guna menekan angka laka lantas yang terjadi di Mempawah.

"Upaya yang sudah dilakukan hampir di setiap jalur lintas kita pasang rambu, dan kami sengaja membuat tulisan lebih besar agar mudah terbaca. Kami juga memberikan peringatan dengan bendera merah bergambar tengkorak, kemudian sket tempat terjadinya laka hingga meninggal dunia, agar yang melewati bisa lebih patuh lagi, karena dari semua kecelakaan berawal dari hal-hal kecil," katanya.

Ia mengatakan banyak faktor penyebab terjadinya laka lantas diantaranya terkadang kondisi kendaraan dimana pengendara kurang mengecek kendaraan dan kelengkapannya.

"Kemudian faktor manusianya adanya kurang kesadaran, memotong belum memastikan kondisi di depannya. Kebanyakan saat ingin mendahului, sementara arus dari arah berlawanan kurang diperhatikan hingga terjadilah kecelakaan baik bersenggolan atau tergelincir karena menghindar," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved