Upah Minimun Provinsi Kalbar Rendah Sejak Awal Ditetapkan

Pada tahun 2019 UMP Kalbar sebesar Rp 2.2 juta dan pada tahun 2020 akan naik menjadi Rp 2.3 juta.

Upah Minimun Provinsi Kalbar Rendah Sejak Awal Ditetapkan
Net
Ilustrasi 

Upah Minimun Provinsi Kalbar Rendah Sejak Awal Ditetapkan 

PONTIANAK- Upah Minimum Regional (UMR) atau yang sekarang dikenal Upah Minimun Provinsi Kalbar menduduki peringkat terendah di bandingkan dari Provinsi Kalimantan lainnya.

Pada tahun 2019 UMP Kalbar sebesar Rp 2.2 juta dan pada tahun 2020 akan naik menjadi Rp 2.3 juta.

Namun angka tersebut masih tetap rendah dibandingkan provinsi Kalimantan lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Ekonomi Unviersitas Tanjungpura, Ali Nasrun mengatakan bahwa nilai yang sudah ada akan terus berproses.

Baca: Ada Formulanya, Tahun Depan Upah Minimum Provinsi Dihitung Berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak

Baca: Upah Minimun Provinsi Kalbar Masih Diposisi Paling Rendah se-Kalimantan

Jadi jika memang asal usulnya sudah rendah maka akan rendah terus.

Kemudian peningkatan dari tahun ke tahun di dasari oleh dua hal pokok yakni pertumbuhan ekonomi dengan tingkat inflasi.

"Jadi mengapa UMR di Kalbar rendah dibandingkan dengan Kalimantan lainnya yaitu memang dari penetapan yang pertama dulu memang berada di bawah," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin (28/10/2019).

Kemudian peningkatan -peningkatan ekonomi Kalbar tidak lebih tinggi dari daerah lain akibatnya UMR tidak bisa melebihi provinsi lainnya.

"Jadi akan tetap berada di bawah karena memang dari awal penetapannya dan nilai dasarnya dari beberapa tahun lalu audah rendah. Bisa kita lebih tinggi kalau nilai pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi dari mereka," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved