Akhiri Kekerasan Perempuan, Kementerian PPPA RI Gelar Workshop, Kampanyekan Three Ends
Berbagai praktik buruk yang mengancam hak-hak perempuan dan anak masih terjadi sampai saat ini.
Akhiri Kekerasan Perempuan, Kementerian PPPA RI Gelar Workshop, Kampanyekan Three Ends
PONTIANAK - Pemahaman dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tampaknya belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.
Karena itu perlu adanya sinergi dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak yang kompleks.
Untuk mengatasi hal tersebut sejak Maret 2016, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah mencanangkan program unggulan untuk mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak.
Three Ends menjadi program yang diharapkan bisa merangkul semua elemen anak negeri untuk bergerak bersama mengatasi masalah ini.
Baca: Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak, PPPA Kalbar Perkuat Program Three Ends
Baca: Forum Puspa Kalbar Siap Gaungkan Program Three Ends KPPPA RI Terkait Perempuan dan Anak
Baca: KPPPA RI Gencarkan Program Three End Perempuan dan Anak, PPPA Kalbar Jadi Perpanjangan Tangan
Tiga masalah utama yang harus diakhiri yakni, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia dan mengakhiri kesenjangan ekonomi.
“Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah tindakan terpuji dan harus segera diakhiri. Fakta yang membuat saya miris adalah mayoritas pelaku kekerasan dan eksploitasi perempuan dan anak, ternyata orang dekat korban," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalbar Drs Moses Tabah dalam workshop penguatan kapasitas Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kalbar di Hotel Harris Pontianak, Selasa (22/10/2019).
Moses menambahkan, Kemen PPPA melalui Dinas PPA mempunyai program yang sifatnya pencegahan kekerasan terhadap anak, salah satunya partisipasi anak dalam Forum Anak.
“Strategi pencegahan kekerasan terhadap anak bisa dilakukan mulai dari lingkungan terdekat anak yakni keluarga, karena keluarga adalah pengasuh pertama anak yang berpengaruh dalam membangun karakter anak," tutur Moses Tabah.
Keluarga juga merupakan tempat anak-anak memperoleh hak-haknya sekaligus tempat anak-anak mengembangkan bakat, minat dan kemampuannya dalam suasana yang menyenangkan.
"Kami juga sangat mendukung partisipasi anak dalam Forum Anak, karena di situ anak diajarkan cara menghadapi tindak kekerasan dan bagaimana anak dapat aktif berpartisipasi dalam berbagai bidang,” imbuh Moses.
Untuk itulah Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA RI) bersama Dinas PPPA Kalbar menggelar Workshop.
Adapun Workshop yang diselenggarakan ini terkait Kemitraan strategis berkelanjutan antara dunia usaha dengan lembaga masyarakat untuk kesejahteraan perempuan dan anak di Provinsi Kalbar.
Moses menjalskan, Program Three Ends ini pertama adalah, akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kedua, Akhiri Perdagangan manusia, dan Ketiga, akhiri ketidakadilan akses ekonomi bagi perempuan.
Program unggulan tersebut dicanangkan dengan maksud tidak Iain untuk merespon karena semakin meluasnya peristiwa kekerasan yang dialami perempuan dan anak.