Akhiri Kekerasan Perempuan, Kementerian PPPA RI Gelar Workshop, Kampanyekan Three Ends

Berbagai praktik buruk yang mengancam hak-hak perempuan dan anak masih terjadi sampai saat ini.

Akhiri Kekerasan Perempuan, Kementerian PPPA RI Gelar Workshop, Kampanyekan Three Ends
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Suasana Workshop penguatan kapasitas Forum Puspa yang sedang berlangsung di Di Hotel Harris Pontianak, Selasa (22/10/2019). 

Akhiri Kekerasan Perempuan, Kementerian PPPA RI Gelar Workshop, Kampanyekan Three Ends

PONTIANAK - Pemahaman dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tampaknya belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.

Karena itu perlu adanya sinergi dalam mengatasi permasalahan perempuan dan anak yang kompleks.

Untuk mengatasi hal tersebut sejak Maret 2016, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah mencanangkan program unggulan untuk mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak.

Three Ends menjadi program yang diharapkan bisa merangkul semua elemen anak negeri untuk bergerak bersama mengatasi masalah ini.

Baca: Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak, PPPA Kalbar Perkuat Program Three Ends

Baca: Forum Puspa Kalbar Siap Gaungkan Program Three Ends KPPPA RI Terkait Perempuan dan Anak

Baca: KPPPA RI Gencarkan Program Three End Perempuan dan Anak, PPPA Kalbar Jadi Perpanjangan Tangan

Tiga masalah utama yang harus diakhiri yakni, mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan manusia dan mengakhiri kesenjangan ekonomi.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah tindakan terpuji dan harus segera diakhiri. Fakta yang membuat saya miris adalah mayoritas pelaku kekerasan dan eksploitasi perempuan dan anak, ternyata orang dekat korban," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Kalbar Drs Moses Tabah dalam workshop penguatan kapasitas Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kalbar di Hotel Harris Pontianak, Selasa (22/10/2019).

Moses menambahkan, Kemen PPPA melalui Dinas PPA mempunyai program yang sifatnya pencegahan kekerasan terhadap anak, salah satunya partisipasi anak dalam Forum Anak.

“Strategi pencegahan kekerasan terhadap anak bisa dilakukan mulai dari lingkungan terdekat anak yakni keluarga, karena keluarga adalah pengasuh pertama anak yang berpengaruh dalam membangun karakter anak," tutur Moses Tabah.

Keluarga juga merupakan tempat anak-anak memperoleh hak-haknya sekaligus tempat anak-anak mengembangkan bakat, minat dan kemampuannya dalam suasana yang menyenangkan.

Halaman
1234
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved