Kisah Keluarga Viral di Gubuk Reyot Jadi Sorotan Gubernur, Sapriadi Minta Jangan Viralkan Lagi

Kisah viral di media sosial satu keluarga terdiri dari suami-istri dan 4 orang anak yang tinggal di gubuk tak layak huni

Kisah Keluarga Viral di Gubuk Reyot Jadi Sorotan Gubernur, Sapriadi Minta Jangan Viralkan Lagi
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Gubernur Kalbar H Sutarmidji dan rumah gubuk bedinding seng dihuni satu keluarga di Gang Kelompok Tani, KKR. Kisah Keluarga Viral di Gubuk Reyot Jadi Sorotan Gubernur, Sapriadi Minta Jangan Viralkan Lagi. 

Sapri tak menampik, pihak sekolah telah berupaya membujuk sang anak agar kembali mengenyam pendidikan yang sempat terputus.

"Kemarin ada yang datang, namun kembali lagi sama anak saya, mau atau tidak. Saya tidak bisa memaksa," katanya.

Selama tak sekolah, anak pertamanya ini menghabiskan waktunya di rumah. "Anak saya tidak bekerja, dia di rumah saja membantu ibunya menjaga adik-adiknya," jelasnya.

Diakhir percakapan, Sapri kembali berharap pemberitaan terkait keluarganya segera berakhir.

Ia mengaku ingin menjalani kehidupan mormal seperti biasa sebelum kondisi keluarganya viral di media sosial.

Bantu Orangtua

Sehari sebelumnya, Tribun sempat bertemu Jeki, anak pertama pasangan Sapri dan Lena.

Bocah ini putus sekolah sejak dua tahun lalu karena ingin membantu perekonomian orangtuanya.

Saat ditemui Tribun, Jeki yang mempunyai tiga orang adik yang masih berusia 14 tahun, 5 tahun, dan 1 tahun, bercerita kalau alasannya putus sekolah karena ingin berjualan di pasar.

Sehari-hari Jeki berjualan di pasar di kawasan Siantan, Pontianak. Dagangannya adalah tahu, pakis, dan daun singkong.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved