Tanggapan KPPAD Kalbar Terkait Pelajar yang Ikut Aksi

Sebelumnya KPPAD sudah mengimbau kepada pihak sekolah agar siswa paham di usia mereka menyampaikan suatu pendampat sah saja.

Tanggapan KPPAD Kalbar Terkait Pelajar yang Ikut Aksi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAWAN GUNAWAN
Komisioner KPPAD Kalbar Eka Nurhayati Ishaq 

Tanggapan KPPAD Kalbar Terkait Pelajar yang Ikut Aksi

PONTIANAK- Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat (Kalbar) Eka Nurhayati Ishaq angkat bicara terkait adanya para pelajar yang ikut pada aksi mahasiswa yang melanjutkan aksi sebelumnya, di Kantor DPRD Kalbar, Senin (30/9/2019).

Ia mengatakan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa se-Kalbar dimana untuk menyampaikan aspirasi suara rakyat.

Ia mengatakan KPPAD Kalbar sangat mengapresiasi penuh dan mendukung yang dilakukan oleh mahasiswa.

Baca: Wagub Kalbar Sayangkan Para Pelajar SMA/SMK Ikut Aksi

Baca: Puluhan Siswa Ikut Aksi Demo Mahasiswa di Kantor DPRD Provinsi Kalbar

"Tapi tupoksi kerja kami terhadap perlindungan anak tentunya kami lebih fokus kepada anak dibawah umur yang terlibat dalam aksi tersebut. Sekalipun aksi demonstrasi aman dan damai. Tentu ada hal yang sangat tidak baik karena melibatkan anak di bawah umur yang hadir dalam aksi yang dilakukan oleh mahasiswa. Walaupun bukan mahasiswa yang mengajak ," ujarnya saat dikonfrimasi, senin (30/9/2019).

Ia yakin para siswa yang ikut aksi ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Mengacu pada pasal 87 UU perlindungan anak nomor 35 tahun 2014 bahwa anak harus dilindungi dalam bentuk kegiatan politik yang mengacu pada kekerasan tentu hal ini bisa dijadikan tolak ukur dalam aksi ini.

Bagaimana tidak anak dibawah umur jelas tertera dalam UU tersebut di bawah 18 tahun negara hadir memberikan perlindungan untuk mereka di segala bentuk diskriminasi dan ekpoitasi .

"Oleh karena itu kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar silahkan untuk melakukan kegiatan politik dan aksi demonstrasi sesuai koredor dan sesuai UU asal jangan melibatkan anak dibawah umur untuk dimanfaatkan untuk di ekploitasi ketidak pengetahuan apa aksi yang mereka dilakukan," ujarnya.

Hal itu pula yang menjadi pertanyaan KPPAD Kalbar ketika melakukan pemantauan dan pengawasan langsung ke lapangan pada aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Kalbar.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved