SMPN 1 Pontianak Berpeluang Juara 1 Sekolah Sehat 2019, Kasek Paparkan Inovasinya
Demikian yang disampaikan Anggota Tim Verifikasi Sekolah Sehat 2019, Suripno saat berkunjung ke SMPN 1, Jumat (27/9).
Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Usai dinilai pada 23 September kemarin, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pontianak berhasil masuk nominasi tiga besar hasil penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional.
Untuk itu, tim evaluasi dari pusat kembali mengunjungi sekolah ini untuk memverifikasi dan memastikan masukan dan usulan dari tim penilai sebelumnya apakah ditindak lanjuti pihak sekolah.
Demikian yang disampaikan Anggota Tim Verifikasi Sekolah Sehat 2019, Suripno saat berkunjung ke SMPN 1, Jumat (27/9). “Kami akan melakukan verifikasi dari hasil penilaiaan oleh tim sebelumnya, untuk mengecek apakah usulan atau rekomendasi dari tim penilai sudah diperbaiki atau disempurnakan,” ungkap Suripno.

Dikatakannya, juara satu, dua, dan tiga sudah dipastikan diundang ke Jakarta untuk menerima penganugerahan. Saat ini panitia pelaksana tengah berupaya agar penerimaan anugerah tersebut dilakukan di Istana Negara. “Penerimaan penghargaan akan dilakukan pertengahan Oktober mendatang. Mudah-mudahan SMPN 1 dapat meraih juara satu nasional,” imbuhnya.
Baca: Eka Alvira Raih Peraih IPK Terbaik Akfar Mengaku di Luar Ekspektasi
Baca: WWF Gelar Workshop Best Management Practices, Pelaku Usaha Sepakat Lindungi Bekantan Kubu Raya
Menurutnya ada tiga kriteria penilaiaan dalam Lomba Sekolah Sehat, yaitu sarana prasarana, pelaksanaan Unit Kesehatan Sekolah, dan Attitude atau perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
"Selain itu kegiatan ini didukung empat kementerian, Kemendiknud, Kemenkes, Kemendagri dan Kementerian Agama," ucap Suripno. Ia menjelaskan verifikasi ini dimulai tanggal 23 September dan berakhir tanggal 8 Oktober.
Kategori lomba sekolah sehat tahun ini ada tiga yaitu, The Best Performance, The Best Achievement dan The Best Attitude yang diperuntukan bagi sekolah Best Performance maupun Best Achievement.
Best Attitude adalah melihat karakter para siswa yang ada. Best Performance untuk melihat sekolah yang ada diperkotaan dengan sarana prasana tercukupi. Sedangkan kategori Best Achievement untuk sekolah di kabupaten yang jauh dari perkotaan.
Ia menjelaskan dari tiga kategori untuk semua tingkatan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA. Kemudian penganugerahan penghargaan bagi sekolah terpilih dilakukan bulan Oktober mendatang. "Khusus di Kalimantan Barat, hanya tingkat SMP yang masuk tiga besar tingkat nasional," ujarnya.
Setelah ia melihat dan melakukan verifikasi pada SMPN 1 Pontianak, ia menilai sekolah ini dalam kondisi sangat bagus. Tinggal bagaimana adu argumen serta melihat peluang kategori mana, SMPN 1 Pontianak akan masuk. “SMPN 1 Pontianak mempunyai peluang untuk meraih predikat terbaik dengan kondisi sekolah yang ada saat ini,” tandasnya.
Lanjut disampaikannya untuk menjadi sekolah sehat banyak variablenya, oleh karena itulah ada empat kementerian yang tergabung di dalamnya.
Inovasi
Pada kesempatan tersebut, Kepala SMPN 1 Pontianak, Yuyun Yuniarti menyampaikan kondisi sekolah yang dipimpinnya. Ia mengungkapkan masuknya SMPN 1 Pontianak tiga besar Lomba Sekolah Sehat 2019 tidak terlepas dari inovasi-inovasi yang dilakukan pihak sekolah bersama para siswanya.
"Seperti yang sudah saya sampaikan pada saat presentasi, jadi banyak inovasi-inovasi yang kita lakukan sehingga terpilih menjadi yang terbaik di tingkat Kalbar dan saat ini masuk tiga besar di tingkat nasional," ucap Yuyun.