Dinas Kesehatan Sintang Sediakan 4 Mobil Oksigen, Antisipasi Pengendara Sesak Nafas di Jalan
Keempat unit mobil oksigen ini merupakan mobil ambulance dari beberapa Puskesmas, diantaranya Puskemas Dara Juanti, Puskemas Tanjung Puri, dan 2 lainn
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Ishak
Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Sediakan 4 Unit Mobil Oksigen, Antisipasi Pengendara Sesak Nafas di Jalan
SINTANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang menyediakan 4 Unit mobil oksigen, di empat titik lokasi sebagai antisipasi masyarakat saat mengalami sesak nafas akibat kabut asap ketika berkendara, Rabu (18/9/2019).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang Harysinto Linoh menjelaskan penyediaan mobil oksigen ini merupakan satu di antara inovasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dalam membantu Pemerintah Daerah menyikapi permasalahan kabut asap yang melanda Kabupaten Sintang.
"Kita melihat di Kabupaten Sintang dengan asap yang makin tebal kemudian dari kualitas pengukuran udara kemarin pagi sempat sangat tidak sehat jadi Dinas Kesehatan berinovasi. Kita menggunakan mobil puskesmas keliling, mobil ambulance yang ada di Puskesmas-puskesmas yang dilengkapi dengan tabung oksigen dan masker," ujarnya.
Baca: Penjaringan Bakal Cakada PDIP Sintang Ditutup, Ada Nama Jarot dan Jeffray!
Baca: Daftar Calon Bupati, Jeffray Edward Siap Bertarung di Pilkada Kabupaten Sintang 2020
Keempat unit mobil oksigen ini merupakan mobil ambulance dari beberapa Puskesmas, diantaranya Puskemas Dara Juanti, Puskemas Tanjung Puri, Puskemas Sungai Durian dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.
Sedangkan dalam pelaksanaan fungsinya, keempat mobil oksigen ini ditempatkan di 4 titik lokasi yang diperkirakan banyak dilalui masyarakat.
Seperti di Pasar Masuka, Pasar Sungai Durian, Pasar Inpres dan di Tugu BI.
Tidak hanya dilengkapi oleh tabung oksigen, empat mobil ini dilengkapi masker dan tenaga kesehatan dua orang.
"Masyarakat yang sedang dalam kegiatan luar ruangan yang mengalami sesak napas karena asap silahkan datang ke mobil itu nanti dibantu dengan oksigen. Diberikan oksigen kalau sudah enak boleh pulang. Kalau sudah diberikan oksigen masih juga gak membaik maka akan di bawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat," terang Kadis Dinkes itu.
Baca: Puskesmas Sungai Durian Layani Penderita ISPA Terbanyak di Sintang, Jumlahnya Terus Meningkat
Baca: Tak Hanya Mengecek Titik Hotspot, Polres Sintang Juga Lakukan Penyegelan dan Penyelidikan
Rencananya mobil oksigen ini akan mulai beroperasi sejak Rabu 18 September hingga Sabtu 21 September 2019.
Mulai pukul 08:00 WIB hingga 15:00 WIB. Dengan berkemungkinan dapat diperpanjang tergantung kondisi cuaca di Sintang.
Penyediaan oksigen dari mobil oksigen ini juga bersifat gratis bagi masyarakat.
Sehingga siapapun yang mengalami sesak napas akibat kabut asap dapat mendatangi mobil oksigen ataupun puskesmas terdekat.
Karena tidak hanya menyediakan layanan mobil oksigen, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang juga telah menyediakan oksigen di Puskesmas.
"Seluruh Puskemas di Kabupaten Sintang sudah kita minta untuk menyiapkan oksigen dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami sesak nafas karena kabut asap. Kita juga sudah mendatangkan lagi 30 tabung oksigen. Setiap Puskemas sudah mempunyai stok oksigen, di beberapa Puskesmas juga sudah tersedia oksigen konsentrat," tutup Harysinto. (Marpina Sindika Wulandari)
Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak