Wakil Rakyat Harap Pemkot Pontianak Bersinergi dengan Iwapi

Anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa memberikan apresiasi atas dilantiknya para Pengurus Ranting Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia

Wakil Rakyat Harap Pemkot Pontianak Bersinergi dengan Iwapi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Periode 2014-2019, Hj Rubaeti Erlita (jilbab emas) dan Anggota DPRD Kota Pontianak Beby Nailufa (jilbab kuning) menerima plakat usai Talkshow Inspiring bersama Pontianak Hijabers Community di Gedung Zamrud, Jalan Achmad Yani Pontianak, Senin (25/12/2017) malam. 

Wakil Rakyat Harap Pemkot Pontianak Bersinergi dengan Iwapi

PONTIANAK - Anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa memberikan apresiasi atas dilantiknya para Pengurus Ranting Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) se Kota Pontianak.

Ia menegaskan yang sudah ia sampaikan bahwa tidak gampang dalam membentuk pengurus ranting seperti yang dilakukan oleh Iwapi Kota Pontianak ini.

"Ini adalah akarnya UMKM ditengah masyarakat dan Iwapi merangkul perempuan yang berprofesi sebagai pelaku UMKM," ucap Bebby Nailufa saat diwawancarai, Selasa (17/9/2019).

Setelah terbentuknya Iwapi hingga kecamatan berarti sebuah wadah untuk para perempuan pelaku UMKM atau home industri berkumpul, Bebby menekankan harus ada dukungan dari pemerintah setempat.

"Kita mengharapkan adanya kerjasama dan sinergis antar Iwapi dan Pemkot Pontianak," ucap Bebby.

Baca: Lantik Pengurus Ranting Iwapi Pontianak, Yuniarti Berharap Memberikan Kemajuan Dunia Usaha

Baca: Beby Nailufa Nilai Penanaman Disiplin Buang Sampah Sejak Dini Penting

Baca: Hari Ini Pelantikan Pengurus Ranting Iwapi se-Kota Pontianak

Pengurus ranting akan bersentuhan dengan home industri sehingga sebuah terobosan yang dilakukan Iwapi membentuk pengurus tingkat ranting patut diajungi jempol.

Ia melihat dengan hadirnya Kadiskumdag pada acara pelantikan adalah sebuah dukungan.

Peranan pemerintah sudah cukup baik di Kota Pontianak, selama inipun menurut hemat Bebby, respon dinas terkait cukup cepat masalah UMKM yang ada.

Dengan Iwapi sebagai wadah perkumpulan pelaku UMKM, Pemkot harus memberikan pelatihan terkait kemasan, membuat produk sehat dan sebagainya sesuai standar.

"Pemahanan ibu-ibu inikan hanya membuat produk dan produknya jadi, nah tugas Pemkot memberikan pemahaman itu guna meningkatkan standar dan kualitas," pungkas Bebby.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved