DPRD Bengkayang Gantung Status Gidot, Ketua Baru Belum Lihat Surat Pengunduran Diri

DPRD Bengkayang belum menetapkan status Suryadman Gidot. Pasalnya, DPRD Bengkayang belum menggelar rapat paripurna

DPRD Bengkayang Gantung Status Gidot, Ketua Baru Belum Lihat Surat Pengunduran Diri
Kompas.com/Kolase
Fakta-fakta Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Oleh KPK di Pontianak 

"Itulah belum ada di Sekretariat DPRD, gimana mau dibahas. Yang beredar di media sosial, tanpa ada dasar yang kuat," tandasnya.

Baca: Hinca IP Sebut Terkait Pengganti Suryadman Gidot Nama-namanya Masih Tahap Finalisasi

Baca: Suryadman Gidot Mengundurkan Diri dari Jabatan Bupati Bengkayang, Erma S Ranik Apresiasi

Baca: Begini Tanggapan Wakil Bupati Bengkayang Terkait Kasus OTT KPK yang Menyeret Suryadman Gidot

Diberitakan sebelumnya, Suryadman Gidot memilih mundur dari jabatannya sebagai Bupati Bengkayang setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus suap pada Rabu (4/9).

Pada Minggu (8/9), beredar foto surat tulisan tangan pengunduran diri Bupati Bengkayang Suryadman Gidot di media sosial WhatsApp. Sejumlah pihak yang dihubungi Tribun memastikan keaslian surat tersebut.

Kasubbag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkayang Robertus meyakini surat tersebut memang dibuat Suryadman Gidot. Kebenaran surat itu juga diungkapkan rekan separtai Suryadman Gidot di Demokrat yakni Erma S Ranik.

Surat ditulis menggunakan tinta biru dan ditandatangani Gidot. Dalam surat itu, Gidot memastikan mengundurkan dirinya sebagai Bupati Bengkayang, periode 2016-2021 dikarenakan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 4 September 2019.

“Surat pengunduran diri ini dibuat dalam upaya tindak lanjut untuk pengisian jabatan bupati dan wakil bupati hingga tahun 2021. Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih,” tulis Gidot.

Surat pengunduran diri ini ditujukan Suryadman Gidot kepada Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot.

Saat ini, pucuk pimpinan DPRD telah berganti secara resmi usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan anggota DPRD Bengkayang terpilih pada Senin (9/9) lalu.

Hingga Kamis (12/9), surat tersebut belum diserahkan kepada pimpinan Ketua DPRD Bengkayang yang baru. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Martinus Kajot mengaku surat pengunduran diri Bupati Bengkayang sudah dia teruskan ke Sekretariat DPRD.

"Ada suratnya, sudah dilanjutkan ke DRPD," katanya, Rabu (11/9) siang.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved