Begini Tanggapan Wakil Bupati Bengkayang Terkait Kasus OTT KPK yang Menyeret Suryadman Gidot

Selama penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik KPK berlangsung, roda pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Kantor Bupati

Begini Tanggapan Wakil Bupati Bengkayang Terkait Kasus OTT KPK yang Menyeret Suryadman Gidot
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, saat melantik PAW Kepala Desa Sungkung I, Kecamatan Siding, di Kantor Bupati Bengkayang, Jumat (6/9/2019) sore. 

Begini Tanggapan Wakil Bupati Bengkayang Terkait Kasus OTT KPK yang Menyeret Suryadman Gidot

MEMPAWAH - Selama penggeledahan yang dilakukan Tim Penyidik KPK berlangsung, roda pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Kantor Bupati Bengkayang tetap berjalan.

Saat Tim Penyidik KPK sedang menggeledah tiga ruangan di Kantor Bupati, yakni ruang kerja Bupati, ruang Staf TU Sekda yang juga satu ruangan dengan Staf TU Asisten III, dan ruang Sekda, Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, melantik PAW Kepala Desa Sungkung I, Kecamatan Siding di Aula, Jumat (6/9/2019).

Usai mengambil sumpah jabatan PAW Kepala Desa Sungkung I, periode 2016-2022, Agustinus Naon menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh hadirin yang hadir. Salah satunya adalah terkait kasus OTT KPK yang menyandung Bupati Bengkayang.

"Ada satu hal yang ingin saya sampaikan dan ingatkan kepada kita semua, mengenai kejadian beberapa hari yang lalu di Kabupaten Bengkayang (OTT KPK yang melibatkan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot)," ujarnya.

Baca: Bupati Bengkayang di-OTT KPK, Bupati Atbah Imbau Kadis dan Jajaran di Sambas Taat Aturan

Baca: Pasca OTT KPK, Rumah Pribadi Bupati Bengkayang dan Mess Pemda Sepi

Baca: Fakta-fakta Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Bengkayang Suryadman Gidot Oleh KPK di Pontianak

Agustinus Naon berharap masyarakat bisa bijak dalam menggunakan media sosial, terlebih lagi saat ini isu OTT KPK tersebut sedang hangat berkembang agar tidak menimbulkan masalah baru.

"Saya berharap, dalam menyikapi pemberitaan di media sosial yang berkembang pada saat ini, jangan terlalu banyak berkomentar yang bukan-bukan, sehingga dapat menimbulkan permasalahan baru yang dapat menimbulkan keresahan pada masyarakat," tuturnya.

Dia juga mengingatkan kepada seluruh pejabat daerah agar tetap menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat secara maksimal agar roda pemerintahan bisa terus berjalan.

"Selain itu saya mengingatkan kepada kita semua untuk tetap menyelenggarakan roda pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat secara maksimal," tutupnya.

Usai acara pelantikan, saat awak media berupaya meminta komentar lebih jauh terkait OTT KPK dan penggeledahan yang dilakukan penyidik, Agustinus Naon enggan di wawancara.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved