Berapa Sih Iuran BPJS Ketenagakerjaan Yang Sebenarnya Kita Bayarkan?

Sementara untuk Bukan Penerima Upah (freelance), harus membayar sendiri iurannya setiap bulan.

Berapa Sih Iuran BPJS Ketenagakerjaan Yang Sebenarnya Kita Bayarkan?
TRIBUNPONTIANAK/bpjsketenagakerjaan.go.id
Transformasi Contact Center, BPJS Ketenagakerjaan Kenalkan Layanan Masyarakat 175 

Berapa Sih Iuran BPJS Ketenagakerjaan Yang Sebenarnya Kita Bayarkan?

PONTIANAK - Bun, mau tanya apakah ada kenaikan iuran untuk BPJS Ketenagakerjaan, seperti halnya BPJS Kesehatan. Dan berapa sih iuran yang sebenarnya yang harus kita bayarkan. Terima kasih sebelumnya.

08524550xxxx

Terima kasih, sebelumnya mulai dari tahun 1992 BPJS ketenagakerjaan tidak pernah menaikkan, persentasinya perhitungannya tetap sama.

Dan biasanya kontribusi pembayaran iuran turut dilakukan oleh peserta dan perusahaan (bagi yang bekerja di perusahaan).

Sementara untuk Bukan Penerima Upah (freelance), harus membayar sendiri iurannya setiap bulan.

Berikut ini adalah aturan pembayaran iuran untuk masing-masing program BPJS Ketenagakerjaan, yakni dintaranya :

Baca: Tunggakan BPJS Kesehatan Dari Segmen Badan Usaha di Kalbar Mencapai 1.3 Miliar

Baca: BPJS Kesehatan Mobile Layani Masyarakat Desa Punggur Kalbar

Baca: Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tak Harus Menunggu 5 Tahun Bekerja

1. Program Jaminan Hari Tua (JHT) besar iuran yang dikeluarkan yakni 5,7% dari upah yang dibayarkan. Dengan persentase 2% dibayakan oleh penerima upah, lalu 3,7% nya dibayarkan oleh pemilik usaha atau perusahaan.

Sedangkan untuk bukan penerima upah (freelance) membayara sebesar 2% dari penghasilannya.

2. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dibayakan oleh peserta program JKK yang bekerja pada perusahaan.

Halaman
12
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved