Pemuda Bengkayang Harap Masyarakat Sabar Tunggu Kepastian Status Hukum Gidot
Irwanda berharap agar masyarakat Bengkayang tetap tenang sambil menunggu kabar resmi dari KPK terkait OTT Bupati Bengkayang
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Madrosid
Gidot adalah Bupati Bengkayang yang menjabat dua periode yakni 2010-2015 dan 2016-2021.
Ia dan pasangannya Agustinus Naon berhasil memenangkan Pilkada Bengkayang 2015 dengan perolehan 55.200 suara (50,53 persen).
Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkayang dan wakil bupati periode 2005-2010.
Pada Pilkada Kalbar 2019, Suryadman Gidot maju sebagai calon Wakil Gubernur berpasangan dengan calon gubernur Karolin Margret Natasa yang juga putri sulung Gubernur Kalbar dua periode, Cornelis.
Pasangan Karol-Gidot kalah atas pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalbar saat ini, Sutarmidji dan Ria Norsan.
Sejak kekalahan itu, Suryadman Gidot pun kembali aktif sebagai Bupati Bengkayang, dan Karolin Margret Natasa Bupati Landak.
Sebelum ditangkap KPK, Suryadman Gidot yang pernah menjadi kepala sekolah tersebut, sebenarnya belum pernah terjerat masalah hukum.
Sejak terjun di dunia politik ia mendapat kepercayaan dari masyarakat khususnya Bengkayang mulai dari ia sebagai anggota DPRD, wakil bupati hingga bupati.
Bahkan Demokrat memberi kepercayaan penuh kepada Suryadman Gidot untuk memimpin partai berlambang mercy itu dan masih aktif hingga saat ini.
Berikut profil dan sepak terjang Suryadman Gidot:
Riwayat Pendidikan
* SD Negeri 5 Pejampi (1980–1986)
* SMP Negeri 1 Seluas (1986–1989)
* SMA Talenta Singkawang (1989–1992)
* S-1 UNTAN Fakultas Pendidikan Pontianak (1992–1998)