Dorong UMKM Manfaatkan Pasar Digital, Ini yang Disampikan Bupati Muda
Muda mengatakan kegiatan seminar sangat strategis karena memberikan pemahaman akan peluang yang ada di Kubu Raya.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Septi Sabrina
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Muda Mahendrawan menghadiri Seminar Business Development Service 2019 di Aula Balai Diklat Keuangan Pontianak, Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (28/8). Seminar digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mempawah ini sebagai upaya membuka peluang dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat melalui penambahan dan perluasan sebaran pelaku usaha.
"Ini searah dan sejalan dengan pemikiran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang juga berupaya melakukan langkah percepatan di sektor Usaha Kecil Mikro Menengah atau UMKM," kata Bupati Muda mengapresiasi kegiatan.
Muda mengatakan kegiatan seminar sangat strategis karena memberikan pemahaman akan peluang yang ada di Kubu Raya. Termasuk peluang dari sisi geografis dan demografis.
"Geografis di Kubu Raya mempunyai peluang besar, dengan penduduknya yang cukup besar serta pasar yang memiliki peluang yang juga besar. Karena Kubu Raya yang berada di hinterland Kota Pontianak," terang Muda.
Muda mengatakan, Kabupaten Kubu Raya telah membuat program untuk memperkuat usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) sebagai langkah pemberdayaan masyarakat di desa-desa. Caranya dengan memanfaatkan pasar digital dan dalam jaringan (online) yang saat ini marak.
"Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga menunjukkan dan berkomitmen melalui ASN, dengan menjadi public relation atau humas bagi produk UMKM di Kubu Raya," tambahnya.
Baca: Pencari Kerja Incar 4.000 Loker, 41 Perusahaan Ramaikan Stand Job Fair di PCC
Baca: Tim Jatanras Polresta Pontianak Ringkus Komplotan Pemeras, Satu Dibikin Pincang
Baca: Pemerintah KKR Tanggung Biaya Pengobatan Ari, Bocah Gizi Buruk Akut
Ketua Dekranasda Kabupaten Kubu Raya, Rosalina Muda Mahendrawan mengapresiasi kegiatan seminar. Menurut dia, kegiatan yang bersifat pembinaan terhadap pelaku UMKM baik produk makanan maupun kerajinan memang sangat diperlukan di Kubu Raya.
"Dekranasda bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan akan terus berupaya melakukan pembinaan dan membantu pengrajin serta pelaku UMKM untuk dapat memasarkan produknya," kata Rosalina.
Membantu para pelaku usaha dalam pemasaran produk, Rosalina mengungkapkan pihaknya baru mampu menjangkau pelaku UMKM di kecamatan terdekat. Dirinya berharap pemerintah daerah dapat terus membantu Dekranasda sehingga ke depan mampu melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha di setiap kecamatan di Kubu Raya.
“Setiap kecamatan di Kubu Raya ibu-ibunya sangat antusias pada usaha kerajinan dan UMKM. Mudah-mudahan ke depannya Dekranasda dapat menjangkau kegiatan yang lebih jauh lagi," harapnya.
Bersinergi
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalbar, Farid Bachtiar mengatakan program Business Development Service (BDS) yang diadakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama untuk menjalankan peran sentral bersinergi dengan pelaku usaha, dalam hal ini Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kubu Raya.
"DJP tidak hanya berperan memunguti pajak saja, sekarang ini kita menyadari pajak itu bisa berfungsi sebagai mitra dari pelaku usaha," jelasnya.
Dalam hal ini DJP tidak hanya sendiri, namun bekerja sama dengan dinas maupun pihak terkait guna memberikan pembinaan dan mengedukasi tentang tata cara pencatatan, pembukuan dan seputar perpajakan bagi pelaku usaha.
"Ini merupakan satu diantara upaya kami dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, agar tidak merasa takut untuk memulai suatu usaha, tidak merasa di persulit ketika menjalankan usaha serta tidak merasa terancam dengan pajak," ungkapnya.
Selain itu, DJP juga memberikan pemahanan tentang meningkatan kualitas packaging guna menarik minat pelanggan terhadap produk yang dihasilkan.