Pemkot Pontianak Bangun Jembatan Penyeberangan di Depan SMKN 5
Wali Kota Pontianak memberikan target pihak ketiga yang mengerjakan JPO agar dapat dituntaskan pada akhir 2019
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Pemerintah Kota Pontianak telah memulai pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang berada di Jl Ayani Pontianak.
Letak JPO yang sedang dalam proses pengerjaannya sekarang yakni di titik depan SMKN 5 Pontianak.
JPO tersebut merupakan JPO kedua yang dibangun di Jl Ayani setelah JPO di depan Mega Mall Pontianak.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan target kepada pihak ketiga yang mengerjakan pembangunan JPI tersebut dapat dituntaskan pada akhir 2019 ini.
Ia menerangkan Pembangunan JPO di sana dilakukan dalam upaya menekan kemacetan yang semakin tahun kian tinggi.
“Pengerjaan JPO tak jauh dari SMK 5 kini tengah dilakukan. Tahap pertama penancapan tiang sudah mulai dikerjakan," ujarnya.
Baca: Anak-anak di Pontianak Wajib Pakai Helm Children SNI
Baca: Khawatir Jadi Korban Rasis di Kalbar, Mahasiswa Papua Temui Gubernur
Baca: Ratusan Pelayat Iringi Pemakaman Ustaz Nur, Jelang Wafat Tak Henti Ucap Laa Ila Ha Illallah
"Target waktu yang diberikan oleh pihak ketiga menyelesaikan JPO itu enam bulan. Mudah-mudahan saja, bisa selesai tepat waktu dan bisa segera digunakan,” imbuhnya.
Ia menjelaskan jika dilihat dari sisi kebutuhan, sudah seharusnya JPO tersebut didirikan karena lokasinya berdekatan sekolah-sekolah sehingga memudahkan akses pelajar menuju sekolah masing-masing.
"Para orang tua pengantar anak pun akan dimudahkan. Kalau ada JPO, anak-anaknya bisa diberhentikan tepat di JPO. Orang tua pun tak perlu lagi mutar-mutar,” ujarnya.
Edi menerangkan Lebih detail soal pembangunan JPO Pemerintah Pontianak total ada lima JPO dibangun dan diperbaiki. Dimulai JPO di Jalan Asahan, kemudian JPO depan Mega Mall, ke tiga JPO tak jauh dari SMK 5 Pontianak.
"Dua JPO lagi rencananya akan dibangun di depan Bank kalbar dan depan Barito Jalan Tanjung Pura," ujarnya.
Lebih lanjut Edi Kamtono juga menerangkan masing-masing desain JPO tambah Edi mempunyai ciri khas. Seperti JPO depan Mega Mall miliki unsur melayu, beda dengan JPO depan SMK 5 Pontianak nanti akan mengusung desain lebih moderen.
“Tiap JPO yang dibangun itu miliki ciri khas. Tapi tidak mengurangi fungsi dari JPO tersebut. Yaitu untuk orang-orang menyeberang,” terangnya
"Di JPO itu nanti pihak ketiga akan diberikan ruang space pengelolaan iklan. Meski demikian mereka tetap dikenakan pungutan pajak buat disetor ke kas daerah," ujarnya.