Desa Gayung Bersambut, Suka Cita Sambut Listrik Masuk Desa

Desa Gayung Bersambut merupakan satu di antara desa yang berada di Dusun Selakau Kecil Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas

Desa Gayung Bersambut, Suka Cita Sambut Listrik Masuk Desa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizki Fadriani
Desa Gayung Bersambut, Dusun Selakau Kecil yang akan menerima listrik PLN. (21/8) 

Desa Gayung Bersambut, Suka Cita Sambut Listrik Masuk Desa

SAMBAS - Desa Gayung Bersambut merupakan satu di antara desa yang berada di Dusun Selakau Kecil Kecamatan Selakau Timur Kabupaten Sambas sedang berduka cita menjelang masuknya listrik.

Desa Gayung Bersambut telah hidup dalam keadaan gelap gulita dimulai ketika malam menjelang dan ini telah terjadi selama puluhan tahun sejak desa tersebut ada.

Hal ini disampaikan oleh warga desa, Hadi Yudiarto (50), menurutnya selama hidup di desa tersebut, dirinya tidak pernah merasakan listrik dari PLN.

Selama ini warga desa hidup dengan mengandalkan genset dan pelita.

"Dalam semalam biasanya 2-3 liter (solar) yang gunakan. Genset digunakan dari magrib, ada tiga jam an lah," ungkapnya.

Baca: Kepala KPw BI Kalbar, Prijono Sebut Perbankan dan SPBU Implementasi BBM Non Tunai di Kota Pontianak

Baca: VIDEO: Siswa SMA Tenggak Miras di Kelas saat Jam Pelajaran Viral di Media Sosial, Disdik Buka Suara

Baca: Sarah Novitri Karlina Ngaku Diteror! Saksi Pihak Farhat Abbas di Kasus Video Asusila Hotman Paris

Ia merasa senang dengan adanya listrik PLN yang aka masuk ke desa. Menurutnya, walaupun warga desa banyak dibebankan dalam rangka pemasangan listrik ini, dirinya dan warga tidak merasa dirugikan sama sekali.

Ini terbukti dengan tindakan Hadi yang mengorbankan 60 pohon sawitnya demi masuknya listrik ke Desa Gayung Bersambut tersebut.

Ketika Tribun menyambangi Desa Gayung Bersambut, Tribun melihat jalan setapak yang hanya bisa dilalui oleh satu motor dan tidak mendukung masuknya kendaraan berat untuk membangun jaringan listrik di desa tersebut.

Hadi membenarkan jika akses jalan tidak mendukung untuk membangun jaringan listrik. oleh karena itu, warga desa secara swadaya saling membantu dan mempermudah pihak PLN untuk membangun jaringan listrik di desanya. Aksi swadaya ini merupakan inisatif warga tanpa ada permintaan dan paksaan dari PLN.

Halaman
12
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved