Perjuangan Mahasiswi Asal Pontianak Tempuh Pendidikan di Universitas Brawijaya

Kintan Berliyana Andriyani merupakan mahasiswi Pontianak yang kini sedang menempuh pendidikan di Kota Malang tepatnya Universitas Brawijaya

Perjuangan Mahasiswi Asal Pontianak Tempuh Pendidikan di Universitas Brawijaya
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Mahasiswi berprestasi, Kintan Berliyana Andriyani. 

Perjuangan Mahasiswi Asal Pontianak Tempuh Pendidikan di Universitas Brawijaya

PONTIANAK - Kintan Berliyana Andriyani merupakan mahasiswi Pontianak yang kini sedang menempuh pendidikan di Kota Malang tepatnya Universitas Brawijaya.

Sebagai anak rantau, ia mengaku banyak perbedaan serta kesan yang ia dapatkan saat jauh dari orangtuanya.

Kintan merupakan anak sulung yang kini tengah menjalani pendidikan di jurusan Ilmu Hukum. Terkait dengan kedua orangtuanya, ia mengambil jurusan tersebut karena melihat ayah dan ibunya uang bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

Gadis kelahiran tahun 2000 ini mengaku, memimpikan sebuah impian tidaklah mudah. Banyak perjuangan yang harus ia relakan dan tinggalkan untuk belajar. Dan pastinya harus berjauhan dengan kedua orangtua dan adiknya.

Perjalanan menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya juga tidak semudah itu. Polemik jurusan serta kegagalan pernah ia dapatkan saat mencoba jalur SNMPTN.

Baca: KKN Revolusi Mental Kelompok 5 Sajikan Inovasi Produk Kripik Kelapa

Baca: Shoppe Liga 1 Hari Ini Persib Bandung Vs PSM Makassar, Cek Klasemen Liga 1 & Jadwal Liga 1 Pekan 15

Baca: Hasil Liga Inggris: Man City Ditahan Tottenham Hotspur, Pep Guardiola Singgung VAR Gol Gabriel Jesus

Namun hingga kini, ia berhasil melanjutkan impiannya serta kedua orangtuanya untuk bisa meraih cita-cita yang diharapkan. Selama menempuh pendidikan di Malang, ia pun meraih banyak prestasi.

Gadis mantan SMA 4 Pontianak tersebut mengaku, ia sudah biasa untuk bersaing dan berkompetisi saat di masa-masa sekolah. Tidak heran jika kini menempuh pendidikan lanjutan, ia banyak mengikuti kegiatan serta meraih penghargaan.

Ia juga gigih dalam belajar serta mengikuti organisasi hingga akhirnya ia lulus di universitas impiannya tersebut.

Sebagai mahasiswi semester 3 ia mengaku, perjalan dalam menempuh pendidikan masih belum selesai dan berakhir. Tujuan satu-satunya bukan hanya tentang nilai dan IPK, tetapi tentang semangat dan perjuangan dimana banyak harapan dari orang-orang sekitar yang disayanginya.

"Saya punya seorang adik perempuan, dimana sebagai kakak saya ingin mencontohkan banyak hal baik padanya, saya lakukan dengan menjadikan orang yang mandiri, walaupun kebutuhan sudah saya dapatkan dari kedua orangtua, namun bagaimana cara mengaturnya itu yang akan saya hadapi dan jalani sebagai mahasiswi rantau," ujarnya.

Dengan semangatnya, ia juga ingin menunjukkan kepada orangtuanya bahwa Kintan tidak akan menjadi anak yang manja, tetapi siap untuk menjalani setiap tantangan.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved