KKN Revolusi Mental Kelompok 5 Sajikan Inovasi Produk Kripik Kelapa

Sungai Dungun, Kabupaten Kubu Raya memiliki potensi alam yang melimpah. Salah satu komoditi utama yang menjadi sumber penghasilan

KKN Revolusi Mental Kelompok 5 Sajikan Inovasi Produk Kripik Kelapa
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
KKN Revolusi Mental Kelompok 5 Sajikan Inovasi Produk Kripik Kelapa 

KKN Revolusi Mental Kelompok 5 Sajikan Inovasi Produk Kripik Kelapa

PONTIANAK - Sungai Dungun, Kabupaten Kubu Raya memiliki potensi alam yang melimpah. Salah satu komoditi utama yang menjadi sumber penghasilan masyarakat setempat ialah kelapa.

Namun, sayang kebanyakan petani kelapa hanya menjual langsung hasil panen ke pabrik Uni Coco yang terletak di Desa Mendalok.

Riyani selaku Ketua Kelompok 5 KKN Revolusi Mental IAIN Pontianak, mengatakan Inovasi ini berawal dari kegelisahan mereka ketika sharing seputar permasalahan ekonomi desa Sungai Dungun.

"Kami mendapat informasi bahwa harga kelapa yang dijual ke pabrik hanya sekitar 700-1000 rupiah per buah, sehingga perlu cara agar masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya ini lebih baik kedepannya dan mendatangkan income lebih besar" tuturnya.

Baca: Shoppe Liga 1 Hari Ini Persib Bandung Vs PSM Makassar, Cek Klasemen Liga 1 & Jadwal Liga 1 Pekan 15

Baca: Tana Bentarum Kapuas Hulu Ikut Pameran di Malaysia

Baca: Hasil Liga Inggris: Man City Ditahan Tottenham Hotspur, Pep Guardiola Singgung VAR Gol Gabriel Jesus

"Ini juga upacaya kami untuk membawa nama kelompok 5 khususnya mengharumkan nama kampus tercinta IAIN Pontianak, sesuai dengan tajuk Revolusi Mental pada KKL tahun ini, maka harus ada perubahan positif yang harus kami tinggalkan di desa ini" sambung Muhammad Maulidani.

Kelompok 5 KKN ini menggelar Kegiatan yang langsung di praktekan mulai dari cara pemarutan keripik kelapa hingga packaging, lengkap dengan brand yang ditempel, semua rangkaian berlangsung dengan lancar, kamis ( 15/8/2019).

Acara ini disi oleh Nadya dan Selvi wulandari perwakilan dari kelompok 5 yang menjadi speaker naratif membawa gebrakan baru di Pelatihan Kewirausahaan Ibu-ibu PKK Desa Sungai Dungun.

Keripik kelapa yang telah siap tersedia dalam berbagai varian rasa yaitu original, coklat, balado, dan jagung bakar, packing menggunakan standing pouch plastik grade A yang dapat digunakan ulang. Produk Kripik Kelapa ini diberi nama Coco Dung.

"Kami kelompok PKK Sungai Dungun banyak terimakasih kepada mahasiswa KKN Revolusi Mental Kelompok 5 IAIN Pontianak, insyaAllah dengan berjalannya waktu kami akan mengembangkan produk ini dan dapat membantu kami dalam membangun UMKM kami ke depannya, ilmu yang sangat berguna ini tidak mungkin kami lupakan" ungkap Husna selaku Ketua PKK Sungai Dungun.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved