Lantamal XII Pontianak Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla

Komandan Lantamal XII Pontianak Laksma TNI Greg Agung W.D., M. Tr ( Han) menghadiri rakor penanggulangan Karhutla Provinsi Kalbar, Senin (12/8/2019)

Lantamal XII Pontianak Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Lantamal XII Pontianak Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla 

Lantamal XII Pontianak Ikuti Rakor Penanggulangan Karhutla

PONTIANAK - Komandan Lantamal XII Pontianak  Laksma TNI Greg Agung W.D., M. Tr ( Han) menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019 bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat Jalan Ahmad Yani Pontianak pada Senin (12/8/2019)

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Provinsi Kalimantan Barat Dr Drs Syarif Kamaruzaman sebagai ketua pelaksana acara menyampaikan tujuan daripada diadakanya Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat tahun 2019 adalah untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam upaya penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Sampai sejauh mana komitmen pelaku usaha dan seluruh stakeholder terkait dalam penanganan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang sudah dan sedang terjadi.

Baca: Polda Kalbar Tetapkan 21 Tersangka dari 15 Kasus Karhutla

Baca: Pimpin Rakor Penanggulangan Karhutla, Ini Pesan Gubernur Sutarmidji

Dalam sambutnya Gubernur Kalbar H Sutarmidji, menyampaikan bahwa Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang rawan terjadi kebakaran hutan, kebun dan lahan kita mengetahui bahwa Kalimantan Barat memiliki kondisi geografis yang memiliki luas daratan 110.000 Km2.

Serta terdapat 14.680.790 ha lahan perkebunan dan pertanian, dan juga hamparan lahan gambut yang cukup luas di setiap wilayah Kalimantan Barat kondisi geografis Kalbar yang luas menjadikan sebuah potensi bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan dengan cara  membakar. Hal inilah yang menjadi pemicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Selain itu Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum juga menegaskan bahwa para bupati dan walikota Se-Kalimantan Barat harus berani mengambil tindakan untuk penanganan Karhutla yang terjadi di daerahnya masing-masing dan memastikan dana yang diperuntukan untuk daerah tersebut akan digunakan untuk penanganan Karhutla.

Baca: Kurban di Lantamal XII Pontianak, Laksma Greg Agung Serahkan Secara Simbolis Seekor Sapi

Baca: Laksama Greg Agung Kukuhkan Letkol Sugeng Sebagai Dandenma Lantamal XII ‎Pontianak

Acara Rapat Koordinasi Kebakaran Hutan dan Lahan tahun 2019 dihadiri sebanyak 207 orang dan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, SH., MHum, Pangdam XII /Tpr diwakili oleh Pa Sahli Kolonel Inf Isa Ansari, Kapolda Kalbar diwakili oleh Kabiro Ops Polda Kalbar, Danlantamal XII Pontianak, Danlanud Supadio, Forkopimda Prov Kalimantan Barat, Dirjen Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Juga para Bupati/Walikota Se-Kalimantan Barat, Rektor Universitas Tanjung Pura, Para Staf Ahli, Para Asisten dan Kepala OPD Teknis terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Para Kepala BPBD dan para Kepala SKPD teknis terkait Kabupaten Kota Se-Kalimantan Barat, Kepala KPH Se-Kalimantan Barat, Para pimpinan perusahaan perkebunan dan pimpinan perusahaan di sektor kehutanan. 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved