Kabut Asap Sebabkan Siswa tidak Dapat Praktek Olahraga

Ia megakui jika dalam beberapa minggu ini para siswa tidak dapat melaksanakan praktik olahraga di lapangan.

Kabut Asap Sebabkan Siswa tidak Dapat Praktek Olahraga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKI FADRIANI
Bagian depan SMPN 9 Pontianak¬† 

Kabut Asap Sebabkan Siswa tidak Dapat Praktek Olahraga

PONTIANAK - Senin (12/8) Kota Pontianak masih diselimuti kabut asap kategori tidak sehat. Pemerintah pertimbangkan untuk memundurkan waktu belajar siswa di sekolah.

Menurut guru olahraga SMPN 9, Ryska April Yanda menyebutkan, kabut asap menghambat proses belajar mengajarnya.

Ia megakui jika dalam beberapa minggu ini para siswa tidak dapat melaksanakan praktik olahraga di lapangan.

Baca: BPBD Sekadau Gelar Semprot Air di Pemukiman Padat Penduduk, Ini Tujuannya

Mengingat udara yang tidak sehat mengharuskannya melaksanakan pembelajaran di dalam kelas.

"Biasanya anak-anak aktif di lapangan, namun sekarang mereka harus belajar olahraga di dalam kelas. Jadi, hanya bisa menyampaikan materi dan jika cuaca mendukung baru kami akan kembali ke lapangan," ungkapnya kepada Tribun pada, Senin (12/8).

Dirinya menghawatirkan beberapa siswa yang memang sudah tidak sehat, seperti siswa yang memiliki penyakit asma dan paru-paru dan akan berbahaya jika terpapar langsung dengan kabut asap.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jika pihaknya masih akan memantau kondisi udara yang masih sering berubah-ubah setiap waktunya. Ia menuturkan jika akan memundurkan waktu pembelajaran jika terpantau kabut pekat di pagi hari, namun siswa tidak diliburkan.

Ia menambahkan, sekolah dapat diliburkan jika kabut asap sudah berada dikategori sangat tidak sehat.

"Harapan kita memang mudah-mudahan tidak sampai berdampak pada pendidikan, karena ini sangat merugikan," ungkapnya.

Baca: Caleg Tak Puas Penetapan Calon DPRD Terpilih, Ruhermansyah: Bawaslu Bisa Buat Laporan

Selain itu, menurutnya kabut asap di Kota Pontianak merupakan asap kiriman dari daerah di sekitar Pontianak. 

"Pantauan kita bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Pontianak hanya ada beberapa titik, itupun kecil dan kita selalu lakukan pemadaman," ungkapnya. (rizki)

Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved