Ikut Padamkan Api di Dua Wilayah, Ini Penegasan Kapolsek Mandor

Anuar berharap kerjasama semua pihak dan semua elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla di lingkungannya terus ditingkatkan

Ikut Padamkan Api di Dua Wilayah, Ini Penegasan Kapolsek Mandor
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek Mandor Iptu Anuar Syarifudin padamkan api di dua titik di Mandor 

Ikut Padamkan Api di Dua Wilayah, Ini Penegasan Kapolsek Mandor

LANDAK - Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dan meluasnya kebakaran di wilayah hukum Polsek Mandor, berbagai upaya dilakukan jajaran Kepolisian Sektor Mandor.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolsek Mandor, Iptu Anuar Syarifudin dan berberapa orang personilnya yang terjun langsung ke lokasi kebakaran yang terpantau aplikasi Lapan Fire Hotspot di dua titik yang ada di Kecamatan Mandor, Senin (12/8/2019).

"Yang kami datangi yang pertama yaitu di Dusun Liansipi, dimana lahan yang terbakar masih terlihat asap. Dibantu warga serta pihak Desa kami memadamkan sisa-sisa kayu yang masih terbakar," ujarnya.

Kapolsek menambahkan, usai melakukan pemadaman di Dusun Liansipi, Desa Mandor, pihaknya juga mendatangi titik hotspot kedua di Dusun Pempadang, Desa Kayu Ara tepatnya dilokasi perkebunan milik PT MAK.

Baca: Kasus Penyeludupan Telur Penyu Terungkap, Polisi Beberkan Kronologinya

Baca: Ekspose Tangkapan Telur Penyu dan Bom Ikan, Kapolres: Pidana 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Kapolsek menuturkan, saat tiba dilokasi PT MAK berberapa karyawan dengan menggunakan dua unit damkar milik PT MAK sedang melakukan upaya pemadaman api yang menghanguskan tanaman sawit yang produktif.

"Saya ucapkan terima kasih pada masyarakat dan aparatur Desa Mandor serta pihak PT MAK yang sudah berusaha semaksimal mungkin bersama kami untuk melakukan pemadaman api tersebut," beber Anuar Syarifudin.

Anuar berharap kerjasama semua pihak dan semua elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla di lingkungannya terus ditingkatkan.

Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pengusutan terhadap dua titik api yang terjadi di Dusun Liansipi dan Dusun Pempadang tersebut.

"Kami masih melakukan penyelidikan dan pengusutan dua lokasi yang terbakar tersebut, guna mengetahui siapa pelaku pembakarannya dan apabila kebakaran tersebut disengaja maka kami akan melakukan proses sesuai hukum yang berlaku," tutur Anuar Syarifudin.

Kapolsek juga berharap agar masyarakat memahami apa yang menjadi atensi pemerintah pusat dimana dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

"Saya berharap tidak ada masyarakat saya yang terkena sangksi hukum akibat karhutla dan berharap bersama kami menangani dan menghimbau warga lainnya untuk mencegah terjadinya karhutla khususnya diwilayah hukum Polsek Mandor," harap Anuar Syarifudin.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved