Breaking News:

Kasus Penyeludupan Telur Penyu Terungkap, Polisi Beberkan Kronologinya

Aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan, dan pengecekan terhadap kendaraan yang keluar dari areal pelabuhan.

Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Wawan Gunawan
Pelaksanaan kegiatan Pers Release terkait dengan tangkapan Bom Ikan dan Ribuan telur penyu, di Mapolres Sambas, Senin (12/8/2019) siang 

Kasus Penyeludupan Telur Penyu Terungkap, Polisi Beberkan Kronologinya

SAMBAS - Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Prayitno mengatakan semua telur penyu tersebut merupakan barang bukti kejahatan dari tersangka Teguh Pratama (26), dan Uray Hendrik (40).

Ia menjelaskan, keduanya di tangkap setelah di dapatkan informasi melakukan bongkar muat telur penyu di pelabuhan Perintis Sentete.

"Kronologinya berdasarkan informasi yang kita dapatkan, bahwa hari Rabu (7/8) Kapal KM Nusantara yang akan berlabuh di Pelabuhan Perintis Sintete, Kecamatan Semparuk, terdapat penumpang yang membawa telur penyu," ujar AKP Prayitno saat Pers Release Polres Sambas, Senin (12/8/2019).

Setelah kapal yang di maksud bersandar di pelabuhan. Aparat kepolisian kemudian melakukan penyelidikan, dan pengecekan terhadap kendaraan yang keluar dari areal pelabuhan.

Baca: Sekjen PUPR : Politeknik PU Kejar Kebutuhan Tenaga Terampil Bidang Konstruksi

Baca: Pembunuh SPG Bersuami Mengaku Gigolo! Tersinggung Kata Tak Memuaskan Korban Usai Berhubungan Intim

Dari pengecekan itu, petugas berhasil mengamankan tersangka Teguh yang saat itu membawa telur penyu.

"Tersangka Teguh diamankan berikut barang bukti sebanyak 710 butir telur penyu didalam keranjang berwarna hijau, tersangka mengatakan telur tersebut miliknya yang dia beli dari pulau tambelan," ungkapnya.

Selain menangkap tersangka Teguh, pada pemeriksaan tersebut, aparat juga mengamankan Uray Hendrik beserta 250 butir telur penyu yang juga diakuinya sebagai miliknya dan dibeli dari Pulau Tembelan.

Dari sinilah kata Kasatreskrim, selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap ruangan kapal KM Sabuk Nusantara.

Dari pengecekan itu, ditemukan 14 kardus telur penyu dengan jumlah lebih kurang 6.025 butir.

Baca: Garuda Wiko: Mahasiswa Baru Harus Punya Visi dan Misi Serta Bisa Jadi Mahasiswa yang Mandiri

"Kita kemudian melakukan pemeriksaan di dalam kapal KM sabuk Nusantara, dan petugas verhasil mengamankan 6025 butir telur penyu yang terbagi atas 14 buah kardus,"tambah AKP Prayitno.

"Pemilik dari telur penyu ini masih kita selidiki dan barang bukti telah kita amankan di Mapolres Sambas," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved