Dewan Pengurus GMNI Komisariat IAIN Pontianak Berbagi Masker

"Asap melanda kota Pontianak dan sekitarnya inikan sudah menjadi agenda tahunan di bulan Agustus, sudah seperti kado kemerdekaan kita tiap tahunnya,"

Dewan Pengurus GMNI Komisariat IAIN Pontianak Berbagi Masker
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Suasana saat pembagian masker oleh Dewan Pengurus Komisariat IAIN Pontianak di daerah Sungai Raya Dalam, Sabtu (10/08/2019). 

Dewan Pengurus GMNI Komisariat IAIN Pontianak Berbagi Masker

PONTIANAK - Dewan Pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat IAIN Pontianak berbagi masker di titik terdekat dengan lahan terbakar di daerah Sungai Raya Dalam, Sabtu (10/08/2019).

Kota Pontianak menjadi salah satu daerah yang terkena danpak dari kebakaran hutan dan lahan disaat musim kemarau tiap tahunnya. Kebakaran hutan dan lahan ini menyebabkan asap menyelimuti Pontianak lebih dari sepekan.

"Memang Asap dan Kabut tebal sudah seminggu ini kita rasakan, dan kami dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Pontianak sangat prihatin dengan kesehatan masyarakat saat ini, untuk itu kita hari ini turun aksi berbagi masker di daerah yang paling dekat dengan titik api dan kabut asap yang lebih tebal yakni daerah Sungai Raya Dalam," ujar Ramadhan selaku ketua Koordinator kegiatan aksi tersebut.

Baca: Salut, Mahasiswa IAIN Pontianak Bayar Uang Kuliah Selama Enam Semester Pakai Uang Koin

Baca: Laksanakan Program Revolusi Mental, Mahasiswa KKL IAIN Pontianak Bekerjasama dengan Menko PMK 

Baca: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak di Anjungan Gelar Lomba Sambut Idul Adha

Ramadhan dan teman-teman Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kota Pontianak juga berharap dalam aksi berbagi masker ini menjadi salah satu pemicu untuk masyarakat turut menjaga kesehatan.

Sekaligus mengimbau agar pemerintah cepat tanggap dalam kasus yang selalu menjadi agenda setiap tahunnya ini.

"Asap melanda kota Pontianak dan sekitarnya inikan sudah menjadi agenda tahunan di bulan Agustus, sudah seperti kado kemerdekaan kita tiap tahunnya, jadi tiap tahun pula kita menunggu ketegasan pemerintah dalam menyikapi kasus ini." pungkasnya. 

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved