Tokoh Pemuda Sikapi Persoalan Kekurangan Guru Lebih dari 1000 Orang di Kabupaten Sanggau

Jika ingin sebuah negara maju, ia menegaskan, pendidikan nya harus bermutu, guru harusnya juga bermutu.

Tokoh Pemuda Sikapi Persoalan Kekurangan Guru Lebih dari 1000 Orang di Kabupaten Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tokoh Pemuda Sanggau, Chandra Apriansyah SSos 

Tokoh Pemuda Sikapi Persoalan Kekurangan Guru Lebih dari 1000 Orang di Kabupaten Sanggau

SANGGAU - Tokoh Pemuda Sanggau, Chandra Apriansyah menyampaikan bahwa Pendidikan adalah pondasi masa depan negara, maka dari itu pendidikan adalah urat nadi setiap bangsa.

"Saya kira kebutuhan tenaga pendidik di Sanggau ini sudah selesai ceritanya. Artinya apa, karena kalau benar sistem mengatur penerimaan/kebutuhan guru dngan rancangan anggaran dananya beres sudah persoalan guru ini, "katanya, Rabu (7/8/2019).

Dikatakanya, Yang terjadi saat ini kita kekurangan guru tetapi pemerintah tidak punya cukup untuk menggajinya. Dibeberapa daerah ia melihat ada kekurangan guru, pemerintah seharusnya mengangkat guru baru untuk memenuhi kebutuhan itu.

Baca: Kabupaten Sanggau Masih Kekurangan Tenaga Guru Lebih dari Seribu Orang, Ini Harapan Dewan

Baca: Imigrasi Sanggau Gelar Rapat Pengawasan Orang Asing di Sekadau

"Tapi tidak punya anggaran untuk menambah guru baru, solusinya memperkerjakan tenaga kontrak akhirnya dngan sistem kontrak berjangka. Sedihnya, situasi seperti ini berlangsung bertahun-tahun, " tegasnya.

Jika ingin sebuah negara maju, ia menegaskan, pendidikan nya harus bermutu, guru harusnya juga bermutu.

Baca: DPC PDI Perjuangan Sanggau Bulat Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

Baca: Berkunjung ke Banyuwangi, Bupati Harap Aplikasi e-Tukin dan Mall Pelayanan Publik Ada di Sanggau

Kemudian memenuhi kualifikasi layak menjadi seorang guru yang ditentukan pemerintah.

"Pemda saya kira harus punya solusi soluktif untuk mengatasi persoalan ini. Pemda harus melakukan pembenahan sistem demi mengatasi kekurangan guru, "pungkasnya

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved