Kebakaran Lahan di Dusun Telayar Mempawah Semakin Dekati Pemukiman, BPBD dan Masyarakat Siaga 24 Jam

"Jarak titik api dan rumah warga sudah semakin dekat, kurang dari 50 meter, jadi BPBD sedang fokus melindungi rumah warga," ujarnya, Selasa, 6/8/2019

Kebakaran Lahan di Dusun Telayar Mempawah Semakin Dekati Pemukiman, BPBD dan Masyarakat Siaga 24 Jam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANHSHORY
Masyarakat Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur masih bertahan di rumahnya meski asap semakin pekat akibat karhutla, Selasa (6/8/2019) sore. 

Karhutla di Dusun Telayar Meluas, Dua Rumah Warga dan Satu Sekolah Terancam Api Karhutla, BPBD dan Masyarakat Siaga 24 Jam

MEMPAWAH - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Hermansyah mengatakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, sudah berlangsung selama 12 hari.

B ahkan diperkirakan akan semakin meluas. 

Saat ini BPBD sedang berfokus menjaga rumah warga dari rembetan api, sebab lahan yang terbakar sudah mendekati rumah warga.

"Jarak titik api dan rumah warga sudah semakin dekat, kurang dari 50 meter, jadi BPBD sedang fokus melindungi rumah warga," ujarnya,  Selasa (6/8/2019).

Baca: Kebakaran Lahan Capai 25 Hektare, Kades Sejegi Sebut Sudah Selayaknya Masyarakat Dievakuasi

Baca: Karhutla di Desa Sejegi Mempawah Meluas Hingga Capai 250 Hektar, Puluhan Balita Terserang ISPA

Tim gabungan dan masyarakat setempat secara bergiliran siaga selama 24 jam menjaga api, karena ada dua rumah warga dan satu sekolah dasar yang paling dekat dengan titik api.

"Warga yang berdiam disitu juga sudah di ungsikan. termasuk sekolah juga sudah diliburkan. Dampak dari karhutla ini kita menganalisa angin sedang berhembus ke arah hulu, makanya Kota Mempawah belum begitu kuat kabut asap," ujarnya.

Tapi kata Hermansyah, tidak menutup kemungkinan tiba-tiba angin berhembus ke arah pemukiman atau Kota Mempawah, sudah bisa diperkirakan Kabupaten Mempawah akan darurat bencana asap.

Baca: Kebakaran Lahan Capai 25 Hektare, Kades Sejegi Sebut Sudah Selayaknya Masyarakat Dievakuasi

Baca: Kebakaran Lahan di Desa Galang Resahkan Warga, Sandy: Khawatir Kabut Asap Ganggu Kesehatan

"Kita terus berupaya melakukan pemadaman, bersinergi dengan semua pihak, termasuk masyarakat setempat untuk bersama-sama memadamkan api sesuai dengan kemampuan kita," ujarnya.

Hermansyah mengatakan, api sudah mulai merembet dan masuk ke wilayah Desa Anjungan Dalam.

Di mana saat ini ada dua titik api besar yang berdekatan di perbatasan antara Kecamatan Mempawah Timur dan Kecamatan Anjongan yang diperkirakan luasnya mencapai 250 hektar.

"Proses pemadaman di Dusun Telayar juga dibantu oleh Satgas udara dengan helikopter water bombing. Karena luasnya lahan yang terbakar itulah kendala utama kita dalam memadamkan api," pungkasnya. 

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved