Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Mayat Pria Tergantung, Ayah Tega Aniaya Anaknya, hingga Kalbar Bangun Reaktor Nuklir

IW (37), tega menganiaya anaknya inisial IB (2 tahun) sehingga mengakibatkan anak dibawah umur itu meninggal dunia.

Kalbar 24 Jam - Mayat Pria Tergantung, Ayah Tega Aniaya Anaknya, hingga Kalbar Bangun Reaktor Nuklir
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Mayat Pria Tergantung, Ayah Tega Aniaya Anaknya, hingga Kalbar Bangun Reaktor Nuklir 

4. Kalbar Bangun Reaktor Nuklir, Sutarmidji: Guna Tingkatkan Daya Saing

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bersama Duta besar Francis untuk Indonesia, H.E Jean-Charles Berthonnet, Staff Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Agus Puji Prasetyono, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof.Garuda Wiko dan sejumlah narasumber lainnya dalam acara seminar knowledge sharing untuk pengembangan listrik tenaga nuklir di Indonesia, di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu (26/6/2019).
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bersama Duta besar Francis untuk Indonesia, H.E Jean-Charles Berthonnet, Staff Ahli Bidang Relevansi dan Produktivitas Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Agus Puji Prasetyono, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Prof.Garuda Wiko dan sejumlah narasumber lainnya dalam acara seminar knowledge sharing untuk pengembangan listrik tenaga nuklir di Indonesia, di kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu (26/6/2019). (TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA)

Gubernur H Sutarmidji memberikan sinyalemen kuat mendukung pembangunan pusat tenaga (reaktor) nuklir di Kalimantan Barat.

Hal itu sejalan dengan Seminar Internasioanl Knowledge Sharing Pengembangan Energi Nuklir di Indonesia. Seminar di Balai Petitih, Rabu (26/6), dihadiri perwakilan negara Francis, Badan Pengembangan Tenaga Nuklir Indonesia, Kemenristek Dikti, Bappenas, dan pihak Universitas Tanjungpura.

Ia pun menyatakan dukungan penuh adanya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi Kalbar ini, oleh sebab itu ia meminta Badan Tenaga Nuklir Nasional dan stakeholder lainnya terus memformulasikan sehingga PLTN ini bisa dibangun di Kalbar.

"Kita itu punya bahan baku untuk tenaga nuklir yaitu uranium. Kualitasnya termasuk yang terbaik setelah NTT. Daerah kita yang menyimpan uranium adalah Melawi," ucap Midji setelah membuka kegiatan seminar. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>

5. Bocah Tenggelam saat Mandi di Sungai Kapuas Akhirnya Ditemukan

Anggota Satpolair Polres Sintang beserta Tim SAR Sintang melakukan evakuasi mayat bocah 10 tahun berinisial KR yang meninggal tenggelam dan ditemukan di Sungai Kapuas, Desa Sungai Putih, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis (27/6/2019) pukul 06.30 WIB.
Anggota Satpolair Polres Sintang beserta Tim SAR Sintang melakukan evakuasi mayat bocah 10 tahun berinisial KR yang meninggal tenggelam dan ditemukan di Sungai Kapuas, Desa Sungai Putih, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis (27/6/2019) pukul 06.30 WIB. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN)

Bocah berusia 10 tahun berinisial KR yang dikabarkan tenggelam saat mandi di Sungai Kapuas, tepatnya di sekitar Lanting Penginapan Famili, Kabupaten Sintang, dua hari lalu sudah ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi mengapung tersangkut di lanting. 

Kasat Polair Polres Sintang, Iptu Zulfikar Koto menyampaikan bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada sesosok mayat tersangkut di lanting warga di Desa Sungai Putih, Kamis (27/6/2019) pagi. 

Baca: Bocah 5 Tahun Menghilang di Tebas Ditemukan Mengapung di Dekat Jembatan Sungai Kelambu

Baca: VIDEO: Proses Evakuasi Jenazah Bocah Tenggelam oleh Tim Gabungan SAR Sintang dari Sungai Putih

Baca: Setelah Tiga Hari Pencarian, Tim Gabungan SAR Sintang Temukan Jasad Korban Tenggelam di Sintang

"Kita mendapatkan informasi dari warga ada mayat mengapung tersangkut di lanting warga di sekitar Sungai Putih sekitar pukul 06.30 WIB. Anggota kita bersama Tim SAR Sintang lalu langsung menuju ke lokasi tersebut," katanya. 
Saat sampai ke lokasi, ternyata benar adanya mayat tersebut adalah mayat bocah berusia 10 tahun asal Kecamatan Serawaiyang dua hari lalu dikabarkan tenggelam di sekitar Lanting Penginapan Famili, Sintang. 

Halaman
123
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved