Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Satgas Yonif 301 Amankan Miras, Pejabat Pemkab Sambas Dilantik, hingga STQ Nasional

Sweping dan patroli dilaksanakan guna mencegah peredaran Miras di wilayah perbatasan sekaligus untuk menghormati bulan suci yang penuh dengan berkah.

Kalbar 24 Jam - Satgas Yonif 301 Amankan Miras, Pejabat Pemkab Sambas Dilantik, hingga STQ Nasional
Kolase/Tribunpontianak.co.id
Kalbar 24 Jam - Satgas Yonif 301 Amankan Miras, Pejabat Pemkab Sambas Dilantik, hingga STQ Nasional 

Kalbar 24 Jam - Satgas Yonif 301 Amankan Miras, Pejabat Pemkab Sambas Dilantik, hingga STQ Nasional

BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak Minggu (2/6/2019).

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Senin (3/6/2019).

1. Satgas Pamtas Yonif 301 Amankan 975 Botol Miras Selama Ramadan

Personel TNI saat amankan Ratusan Botol Miras Ilegal
Personel TNI saat amankan Ratusan Botol Miras Ilegal (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

Jajaran Satgas Pamtas Yonif Raider 301/PKS, berhasil mengamankan 975 botol dan kaleng miras saat melaksanakan Sweeping di Pos Pamtas RI - Malaysia dan Patroli di jalur-jalur ilegal selama bulan Ramadan.

Sweping dan patroli dilaksanakan guna mencegah peredaran Miras di wilayah perbatasan sekaligus untuk  menghormati bulan suci yang penuh dengan berkah.

"Kegiatan Patroli dan Sweeping adalah salah satu upaya Satgas Pamtas untuk mencegah peredaran Minuman Keras (Miras) yang masih marak terjadi di wilayah perbatasan," ujar nya.

Menurutnya, Jalur perbatasan seakan menjadi surga bagi para pelaku pemasok Miras yang tidak dilengkapi dengan kelengkapan surat ijin, berbagai macam cara yang dilakukan para pemasok Miras agar dapat melewati jalur perbatasan Indonesia. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>

2. Ini Imbauan Bahasan Pada Masyarakat Yang Meninggalkan Rumah Saat Mudik

Kepala Bidang  Pembangunan  Sektoral Bappeda Kota Pontianak,  Syarif Usmulyono (berdiri) bersama Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan (tengah) saat menghadiri acara Pertemuan Advokasi Kebijakan Pengurangan Dampak Buruk Pada Pengguna Napza di Kota Pontianak yang digelar di Harris Hotel, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (13/3/2019). Berdasarkan data dari Puslitdatin BNN 2017 jumlah pengguna narkoba di Kalbar sebanyak 56.424 orang. Sedangkan temuan pengidap HIV-AIDS baru  di Kota Pontianak 2018 lalu sebanyak 105 orang. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan (tengah) TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anesh Viduka)
Halaman
1234
Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved