Mudik Menggunakan Motor, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

Menjelang hari raya keagamaan para perantau di perkotaan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman

Mudik Menggunakan Motor, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Mudik pakai motor/ ILUSTRASI 

Mudik Menggunakan Motor, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

PONTIANAK - Menjelang hari raya keagamaan para perantau di perkotaan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.

Tak terkecuali pada perayaan Idul Fitri 1440H tahun 2019 ini, para perantau di kota Pontianak juga banyak yang mudik untuk merayakan lebaran 2019 dengan sanak keluarga di kampung tercinta.

Mode transportasi yang ditempuh juga beragam, mulai dari transportasi darat, air hingga udara.

Bagi para perantau yang ingin mudik menggunakan jalur darat dengan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak mogok dalam perjalanan.

Baca: Ini Anjuran Dalam Islam Agar Mudik Lebaran Bernilai Ibadah

Baca: 5 Tips Cegah Mabuk Perjalanan Pada Anak Saat Mudik

Satu di antara mekanik di kota Pontianak, Toegimin Fudjiarto memaparkan beberapa hal yang wajib diperhatikan jika akan menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

"Secara umum yang paling vital ya injeksi dan karburatornya, itu mesti dibersihkan, check saringan udara, check businya, kalau tidak memungkinkan, harus diganti, karena itu yang paling vital, kemudian bannya juga, kalau ban udah tipis juga harus diganti, karena rawan terjadi bocor ban," kata pria yang akrab disapa Pak Cung tersebut.

Kemudian oli mesin jangan lupa diperhatikan.

Kalau digunakan untuk perjalanan jarak jauh, disarankan menggunakan oli mesin dengan kadar kekentalan atau SAE 20W-50, karena oli mesin dengan SAE tersebut kekentalan oli tetap stabil meskipun jarak tempuhnya jauh.

Dianjurkan oli mesin wajib diganti setelah menempuh jarak 1.500 Km.

Baca: Syarif Abdullah Lepas Mudik Gratis di Terminal Ambawang

Baca: Mudik Lebaran, Diskes Siagakan 175 Puskesmas se-Kalbar

"Kalau tidak segera diganti, kita takutnya oli itu berkurang, kalau olinya sudah berkurang terjadilah kerusakan di kampas kopling, kampas koplingnya habis, dan mengeluarkan bau hangus, kalau kampas koplingnya rusak bisa menyebabkan tenaga motor jadi berkurang," Katanya beberapa waktu lalu.

Kemudian khusus pengguna motor matic, yang tak kalah pentingnya adalah check tali van belt (V-belt), kalau saat digas suara mesinnya berdegung dan tarikannya lambat itu tandanya tali V-belt nya sudah kendor.

"Setiap jarak tempuh sudah mencapai 15.000 km, V-belt dianjurkan diganti, karena barang ini juga ada masanya, kalau enggak segera diganti nanti akan merembet ke komponen yang lainnya," kata pak Cung.

Kemudian untuk motor bermesin 2-tak jangan lupa memperhatikan oli sampingnya, pompa oli sampingnya harus dibersihkan, jangan sampai macet.

"Oli samping paling berpengaruh daripada oli mesin, karena kalau oli sampingnya macet, otomatis pistonnya terjepit, kalau pistonnya bermasalah, motor akan mogok," pungkasnya.

Penulis: Anesh Viduka
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved