Listrik Sering Padam Jelang Buka Puasa, Warga Mengadu ke Wakil Wali Kota Pontianak
Warga resah karena pemadaman listrik kerap terjadi saat menjelang waktu berbuka puasa
Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
Dikatakannya, masyarakat berkeluh kesah dan mereka minta pada Pemkot Pontianak untuk menyikapi dan memberikan solusi, oleh sebab itu, ia mengaku sudah menelepon pihak PLN.
"PLN mempunyai alasan karena faktor layang-layang sehingga banyak konsleting yang menyebabkan terjadinya pemadaman,"ucap Bahasan.
Selama ini, menurut Bahasan pihaknya telah melakukan razia rutin terhadap permainan layang-layang di Kota Pontianak.
Terlebih setelah terjadi peristiwa yang merenggut korban jiwa di Pontianak Timur beberapa waktu lalu, dikeluarkan maklumat Pemkot Pontianak bersama Polresta dan sudah ada Perwa juga melarang permainan layang-layang.
Namun menurutnya masyarakat berdalih bahwa permainan layang-layang ini hobi, tapi ia menegaskan tidak boleh ada permainan layang di Kota Pontianak dan pemkot akan membuat festival nantinya guna memfasilitasi.
Tapi perlu diketahui festival layang-layang bukan seperti yang dimain dengan gelasan dan kawat. Sebab permaian dengan gelasan dan kawat sangat berbahaya.
"Menyikapi komplain masyarakat karena listrik sering padam saat buka puasa dan ibadah kita
Perintahkan Satpol PP terus melakukan razia layangan sehingga PLN tidak ada alasan lagi padam akibat layang-layang," ujarnya.
Bahasan menambahkan tidak mungkin kalau sudah tidak ada main layang-layang PLN beralasan karena kawat layangan lagi.
"Masyarakt mengeluh karena padamnya seakan menjadi rutin dan saat jam-jam berbuka puasa. Bukan cuma lima menit padamnya, kalau udah protes artinya suda berjam jam padamnya. Kalau sudah dirazia tapi PLN masih beralasan karena layangan ini tidak elok juga," pungkasnya.