Usman Tetap Melapak di Tengah Hiruk Pikuk Pendemo
“Kalau demo gini, penghasilan biasa-biasa aja. Kecuali kalau ada acara besar, kadang bisa dapat sampai Rp600 ribu sehari. Kalau tidak ada acara
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Di tengah keramaian aksi demo di depan Gedung DPRD Kalbar, Usman (48) tampak sibuk melayani pembeli di lapaknya, Sabtu 30 Agustus 2025.
Sejak siang, ia berjualan sosis, minuman sachet, hingga telur gulung untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
“Kalau jualan ini udah lama, dari dulu sampai sekarang. Dulu sekitar tahun 2002–2003 saya masih jual coca-cola sambil nyetel lagu. Awalnya kerja sama orang, sekarang udah usaha sendiri,” ceritanya kepada Tribun Pontianak.
Usman mengaku hasil jualannya cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Menurutnya dampak demo terhadap penghasilannya tidak terlalu berpengaruh.
• PMKRI Pontianak Tegaskan Sikap Tolak Terhadap Provokasi, Ajak Seluruh Elemen Lawan Bentuk Adu Domba
“Kalau demo gini, penghasilan biasa-biasa aja. Kecuali kalau ada acara besar, kadang bisa dapat sampai Rp600 ribu sehari. Kalau tidak ada acara, ya pas-pasan aja,” jelasnya.
Meski begitu, Usman tidak menyangkal bahwa situasi aksi yang kadang memanas membuatnya waswas.
“Kadang takut juga, apalagi kalau orang lari-lari masuk sini. Hari pertama sama kedua itu sempat disenggol anak-anak mahasiswa. Tapi kalau di sini, masih aman sih, tidak terlalu anarkis,” ujarnya.
Selama demo berlangsung, Usman memilih tetap berjualan. Baginya, mencari nafkah harus jalan meski kondisi sekitar tak menentu.
“Ya mau gimana lagi, kerjaan saya cuma ini. Selama masih aman, jualan tetap lanjut,” pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Pedagang kaki lima
Pontianak
demonstrasi mahasiswa pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalimantan Barat
Kalbar
Sabtu 30 Agustus 2025
| Pendaftaran Berakhir, Tiga Nama Daftar Jadi Bakal Calon Ketua KONI Sanggau |
|
|---|
| Pemkab Kubu Raya Akan Tidak Lanjuti ASN yang Terbukti Melanggar Kedisiplinan WFH hari Jumat |
|
|---|
| Lion Group Pastikan Harga Tiket Naik Sesuai Aturan Pemerintah |
|
|---|
| Dinkes Sanggau Sebut Sebanyak 18 SPPG yang Sudah SLHS |
|
|---|
| Tegakkan Perda, Satpol PP Pontianak Denda Pelanggar Sampah Rp 500 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PEDAGANG-KELILING234eqw.jpg)