Bulog Kalbar Pastikan Pangan Aman Sampai Lima Bulan

Kepastian stok pangan bisa untuk lima bulan kedepan disampaikannya karena stok beras yang ada di Gudang Bulog cukup banyak.

Bulog Kalbar Pastikan Pangan Aman Sampai Lima Bulan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengawasan pangan di pasar tradisional 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau disingkat Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Barat telah memastikan stok pangan bisa untuk lima bulan kedepan.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Divre Bulog Kalbar, Bubun Subroto saat menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dilakukan oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak di Aula Abdul Muis Muin Bappeda, Selasa (7/5/2019).

Pimpinan stakeholder meninjau langsung gudang beras milik Perum Bulog.
Pimpinan stakeholder meninjau langsung gudang beras milik Perum Bulog. (TRIBUNPONTIANAK/Maudy Astri Utami Gita Utami)

Kepastian stok pangan bisa untuk lima bulan kedepan disampaikannya karena stok beras yang ada di Gudang Bulog cukup banyak.

Perum Bulog mempunyai posisi strategis dalam mengendalikan inflasi daerah, sebab bulog merupakan instansi negara yang mempunyai wewenang untuk masalah pendistribusian beras dan beberapa komoditi lainnya.

"Bulog sendiri berperan untuk menjaga stok dan harga pangan dipasaran, selama ini khusus di Pontianak harga stabil sehingga kita tidak melakukan operasi pasar," ucap Bubun Subroto.

Baca: Upaya Tekan Kenaikan Harga dan Inflasi, TPID Kota Pontianak Gelar Rapat Koordonasi

Baca: Satlantas Polresta Pontianak Bakal Razia Balap Liar

Baca: IKIP PGRI PontianakTerus Kembangkan Sayap, Kali Ini Kerjasama dengan Dua Universitas Luar Negeri

Bulog juga ditegaskannya membuka emoat gerai pada empat pasar yang menjadi sample BPJS di Kota Pontianak, gerai tersebut dibukan atas kerjasama pedagang dengan Bulog untuk melakukan kontrol harga di pasar dengan menjual beras sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan pemerintah baik beras medium maupun premium.

Memang disampaikannya juga terkait kontribusi bahan pokok sepetti beras dan lainnya yang selama ini terkendali sehingga tidak terlalu berpengaruh pada inflasi.

"Dalam rangka menghadapi lebaran dan selama Ramadan ini, stok yang ada di Bulog sangat cukup," tegasnya.

Dengan stok beras 11 ribu ton maka mampu menjadi cadangan pangan Kalbar untuk lima bulan kedepan dan normalnya menurut Bubun stok dicanangkan untuk tiga bulan.

Sehingga ia yakin bahwa dengan stok lima bulan tersebut akan menjadi langkah bagus pihaknya melakukan operasi pasar apabila terjadi gejolak harga.

Selain stok beras yang mencapai 11 ribu ton, Bulog Kalbar juga mempunyai stok gula saat ini 1000 ton, sedangkan minyak goreng ada 17 ribu liter dan daging beku ada 15 ton.

"Apabila sewaktu-waktu harga meningkat maka Bulog siap melakukan operasi pasar dan sampai saat ini tidak ada gejolak harga untuk bahan makanan pokok di Kalbar maupun Pontianak," pungkas Bubun Subroto.

Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved